Kejar-kejaran, Pelaku Ilegal Fishing Asal Malaysia Akhirnya Ditangkap

- Kamis, 22 Juli 2021 | 12:43 WIB
Kapal ilegal fishing SLFA 5124 yang ditangkap oleh Kapal Pengawas Hiu 01 yang dinakhodai Essing di dekat perairan Bagan Siapiapi pada Minggu (18/7/2021).
Kapal ilegal fishing SLFA 5124 yang ditangkap oleh Kapal Pengawas Hiu 01 yang dinakhodai Essing di dekat perairan Bagan Siapiapi pada Minggu (18/7/2021).

JAKARTA  – Aparat Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) melakukan penangkapan pelaku ilegal fishing berbendera malaysia, aksi kejar-kejaran dan manuver berbahaya sempat mewarnai proses penangkapan.

 “Kami mengonfirmasi penangkapan dua kapal ikan asing ilegal berbendera Malaysia pada akhir pekan kemarin di WPPNRI 571 Selat Malaka,” terang Plt. Direktur Jenderal PSDKP yang juga Sekretaris Jenderal KKP, Antam Novambar dalam siaran resmi KKP, Kamis (22/7/2021).

Ia menuturkan, penangkapan kapal ilegal Malaysia dengan nama KHF 1764 tersebut dilakukan oleh Kapal Pengawas Perikanan Hiu 03 yang dinakhodai oleh Yohanes Tielung di wilayah landas kontinen Indonesia pada Sabtu (17/7/2021).

Ada pun satu kapal lainnya dengan nama SLFA 5124 ditangkap oleh Kapal Pengawas Hiu 01 yang dinakhodai Essing di dekat perairan Bagan Siapiapi pada Minggu (18/7/2021).

“Satu kapal kami ad hoc ke Pangkalan PSDKP Batam sedang satu kapal lainnya ke Stasiun PSDKP Belawan,” lanjut Antam.

Dalam video dokumentasi yang disampaikan kepada awak media, penangkapan kapal tersebut berlangsung secara dramatis. Kapal ikan asal Malaysia tersebut berusaha melarikan diri dan terus melakukan manuver berbahaya agar lolos dari Kapal Pengawas Perikanan Ditjen PSDKP KKP.

Selain itu, dalam video tersebut juga tampak alat tangkap trawl masih berada di dalam air yang mereka gunakan untuk menghalangi penangkapan yang dilakukan oleh petugas.

“Kapal asing ilegal ini mencoba lari, memacu kecepatan tinggi, kapal ini juga menghalangi kami dengan tali dan alat tangkap, hampir 35 menit kami melakukan pengejaran dan akhirnya berhasil kami lumpuhkan,” terang Direktur Pemantauan dan Operasi Armada, Pung Nugroho Saksono.

Ipunk juga menegaskan bahwa aparat Ditjen PSDKP KKP tetap siaga dan terus melakukan pengawasan di laut termasuk dalam periode penerapan PPKM ini. Hal tersebut dilakukan untuk mewaspadai aksi pencurian ikan yang dilakukan dengan memanfaatkan masa pandemi Covid-19 ini.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Tol Kapal Betung Bisa Dioperasikan Juni Mendatang

Selasa, 24 Januari 2023 | 14:50 WIB

Rumah Dinas Kapolda Papua Kebakaran, Ada Suara Ledakan

Selasa, 17 Januari 2023 | 10:11 WIB
X