Jumlah Korban Jiwa Tragedi Kanjuruhan Menjadi 131 Orang

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 22:14 WIB
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, berziarah ke makam Syahrullah yang menjadi korban tragedi Kanjuruhan di Kabupaten Malang, Selasa (4/10/2022). (Antara/Tangkapan Layar/@khofifah.ip.)
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, berziarah ke makam Syahrullah yang menjadi korban tragedi Kanjuruhan di Kabupaten Malang, Selasa (4/10/2022). (Antara/Tangkapan Layar/@khofifah.ip.)

INFO INDONESIA. MALANG - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan jumlah korban jiwa akibat tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, bertambah enam orang, sehingga totalnya mencapai 131 orang.

"Hari ini ada tambahan enam korban meninggal dunia, dari 125 orang menjadi 131 orang," ujarnya di Kabupaten Malang, Selasa (4/10/2022).

Pada kesempatan tersebut, Khofifah melakukan takziyah sekaligus berziarah ke makam Almarhum Syahrullah yang menjadi salah satu korban meninggal dunia pada tragedi Kanjuruhan.

"Almarhum termasuk yang belum tercatat pada crisis center," katanya.

Khofifah kembali mengajak seluruh masyarakat mendoakan para korban meninggal dunia agar diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta keikhlasan.

"Kepada semua korban yang dirawat di rumah sakit maupun sedang rawat jalan, semoga segera disembuhkan dan kembali beraktivitas," ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Wijanto Wijoyo, membenarkan ada penambahan enam orang yang meninggal dunia. Namun, korban meninggal dunia tersebut bukan merupakan pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit.

"Benar ada penambahan. Tapi ini bukan penambahan korban meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit," katanya.

Wijanto menjelaskan, data enam korban meninggal dunia baru ditambahkan karena pada saat terjadi tragedi di Stadion Kanjuruhan, korban langsung dibawa pulang sebelum dilakukan pendataan.

"Korban langsung dibawa pulang saat itu. Penambahan data ini dengan kerja keras dan pengecekan di lapangan, dan memang benar ada tambahan enam orang. Tapi, sekali lagi, ini bukan yang meninggal setelah menjalani perawatan di rumah sakit," ujarnya.

Kericuhan terjadi usai pertandingan Arema FC melawan Persebaya pada Sabtu (1/10/2022) malam yang hasil akhirnya 2-3 untuk tim tamu. Kekalahan Arema FC menyebabkan sejumlah suporter tuan rumah turun dan masuk area lapangan.

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo

Terkini

Sekjen Ombudsman Dilantik Jadi Pj Gubernur Babel

Jumat, 31 Maret 2023 | 11:58 WIB
X