UMP Provinsi Papua Naik 8,3 Persen

- Rabu, 30 November 2022 | 11:51 WIB
Foto bersama usai penetapan UMP 2023 di ruang kerja Sekda Papua pada Senin (28/11/2022). (ANTARA).
Foto bersama usai penetapan UMP 2023 di ruang kerja Sekda Papua pada Senin (28/11/2022). (ANTARA).

INFO INDONESIA. PAPUA - Upah Minimum Provisi (UMP) di Provinsi Papua naik sebesar 8,3 persen atau sebesar Rp 302.764 menjadi Rp 3.864.696. Kenaikan UMP itu hasil sidang Dean Pengupahan yang dilaksanaan pada Kamis (24/11/2022) lalu di Bumi Cenderawasih.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Provinsi Papua, Omah Laduani Ladamay, menyampaikan, pengesahan Surat Keputusan (SK) kenaikan UMP itu ditandatangani Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Muhammad Ridwan Rumasukun yang didampingi oleh Asisten III Bidang Umum Derek Hegemur dan juga Kepala Bapeda Provinsi Papua, Yohanes Walilo di ruang kerja Sekda pada Senin (28/11/2022).

"Kenaikan UMP 2023 cukup besar yang mana dalam penentuannya sendiri kami dan Dewan Pengupahan Provinsi Papua melaksanakan rapat bersama sehingga menghasilkan kesepakatan bersama," katanya.

Kenaikan UMP sebesar 8,3 persen ini juga disetujui Pemerintah Provinsi Papua melalui Gubernur Papua, Lukas Enembe.Kenaikan, lanjut dia, diharapkan dapat memberikan kesejahteraan bagi pekerja dan pemberi kerja, dan pastinya untuk kemajuan ekonomi Papua ke depannya.

"Penetapan UMP 2023 Papua melibatkan banyak pihak di antaranya Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Badan Pusat Statistik (BPS), Universitas Cenderawasih dan lainnya," harapnya.

Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengeluarkan Peraturan Menaker Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023 yang salah satunya mengatur bahwa penyesuaian nilai upah minimum tidak boleh melebihi 10 persen.

Berdasarkan dokumen yang diunduh di Jaringan Dokumen dan Informasi Hukum Kemnaker di Jakarta, Jumat, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah telah menetapkan aturan tersebut, pada 16 November 2022 dan diundangkan pada 17 November 2022.

Editor: Akbar Budi Prasetya

Terkini

Erick Thohir : NU Selama Ini Perkuat Nilai Kebangsaan

Selasa, 7 Februari 2023 | 22:49 WIB

Gempa Turki: 2.379 Orang Tewas, 14.483 Luka-luka

Selasa, 7 Februari 2023 | 07:47 WIB
X