Kunjungan Wisatawan ke NTB Tak Terpengaruh Krisis Global

- Minggu, 4 Desember 2022 | 22:06 WIB
Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi
Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi

INFO INDONESIA. MATARAM - Krisis ekonomi global yang kini melanda dunia diyakini tidak akan mempengaruhi kunjungan wisatawan ke Nusa Tenggara Barat (NTB). Selama tidak ada pembatasan seperti saat awal pandemi COVID-19, wisatawan dipastikan akan tetap berkunjung.

 

Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi, mengaku optimistis pertumbuhan sektor pariwisata akan tetap tumbuh meski dunia dilanda krisis. Apalagi penerbangan internasional langsung dari Malaysia dan Singapura sebagai pintu masuk wisatawan selama ini sudah dibuka kembali setelah ditutup selama pandemi COVID-19.

"Tidak akan lama lagi penerbangan dari Australia juga akan segera menyusul. Jadi ini menambah optimisme kami," kata Yusron di Mataram, Minggu (4/12/2022).

Yusron mengatakan, untuk mengoptimalkan pertumbuhan pariwisata, pihaknya akan melakukan sejumlah upaya, di antaranya tetap melakukan kegiatan promosi-promosi, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

"Khusus di 2023, kami bersama pelaku wisata di daerah akan mengikuti Asean Tourism Forum (ATF) yang akan berlangsung di Yogyakarta. Diharapkan dari kegiatan ini dapat mempromosikan lagi pariwisata NTB, khususnya di kawasan ASEAN dan Asia," terangnya.

Selain itu, Yusron juga akan mengoptimalkan pasar wisata Bali, mengingatkan Pulau Dewata menjadi salah satu pintu masuk wisatawan ke NTB, khususnya dari mancanegara. Kemudian melakukan sales mission atau misi penjualan seperti yang dilakukan pada November 2022 oleh BPPD.

"Jadi nanti semua ini kami kolaborasikan, sehingga saling mendukung," ucap Yusron Hadi.

Di samping itu, pihaknya juga meningkatkan pelayanan dan tetap berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Termasuk menyiapkan kalander pariwisata dalam satu tahun.

Halaman:

Editor: Rusdiyono

Terkini

Erick Thohir : NU Selama Ini Perkuat Nilai Kebangsaan

Selasa, 7 Februari 2023 | 22:49 WIB

Gempa Turki: 2.379 Orang Tewas, 14.483 Luka-luka

Selasa, 7 Februari 2023 | 07:47 WIB
X