Resepsi Satu Abad NU, Miftachul Akhyar: Kita Harus Punya Hati dan Otak Dobel

- Selasa, 7 Februari 2023 | 11:58 WIB
Resepsi Satu Abad NU, Miftachul Akhyar: Kita Harus Punya Hati dan Otak Dobel / net
Resepsi Satu Abad NU, Miftachul Akhyar: Kita Harus Punya Hati dan Otak Dobel / net

 

INFO INDONESIA. SIDOARJO - Ribuan kader memadati resepsi satu Abad NU di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa 7 Februari 2023.

Rais 'Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), K.H. Miftachul Akhyar mengajak warga NU untuk memiliki hati dan otak yang dobel.

Miftachul Akhyar juga mengajak semua warga NU bersiap memasuki abad kedua NU. Khususnya warga yang hadir pada Puncak Resepsi satu Abad NU.

Baca Juga: Hadiri Peringatan 1 Abad NU, Ini Pesan Jokowi untuk Generasi Muda

"Kita harus punya hati dan otak dobel untuk mendapatkan energi kekuatan di dalam memasuki abad kedua ini," jelasnya dalam keterangan tertulis, Selasa 7 Februari 2023.

Menurut Miftachul Akhyar memasuki abad kedua NU, Nahdliyin perlu menata mental yang lebih kuat dan tidak mudah terbawa arus pihak luar.

Miftachul Akhyar menegaskan prinsip ini harus ditanamkan kuat di dalam diri Nahdliyin sebagai bekal bagi warga NU untuk mengarungi abad kedua NU.

Baca Juga: Jusuf Kalla Pilih Lakukan Ini Saat Hadiri Satu Abad NU Sampai Diteriaki Warga

Miftachul Akhyar yang juga pengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah, Surabaya ini menambahkan hal tersebut merupakan cita-cita para ulama NU dan pendiri atau muassis NU yang didasarkan pada Hadis Nabi Muhammad saw.

"Janganlah kalian menjadi Imma'ah. Jika orang-orang baik, kalian harus baik; dan jika mereka rusak, kalian jangan menjadi orang zalim," ungkapnya mengutip HR. Tirmidzi.

Menurut Kiai Miftachul Akhyar, hadis tersebut harus diperhatikan warga NU saat ini. Sehingga NU di abad kedua makin maju dan menjadi organisasi yang lebih solid.

Baca Juga: Industri Manufaktur Tumbuh Impresif Topang Ekonomi Nasional

"Saudaraku, tentu saya yakin para muassis NU hadir di tengah kita, menyaksikan kesanggupan kita untuk menyongsong abad kedua ini. Untuk lebih baik menjadi organisasi yang sistemik, organisasi yang munadzdzam, organisasi yang satu komando," kata Kiai Miftah.

Halaman:

Editor: Irma Yani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X