Kuartal I 2022, Pertumbuhan GoTo Melampaui Perkiraan Analis

- Senin, 13 Juni 2022 | 09:39 WIB
GoTo. (Net)
GoTo. (Net)

INFO INDONESIA. JAKARTA - Pencapaian gabungan bisnis Gojek-Tokopedia atau GoTo hingga kuartal pertama tahun ini lebih tinggi dari proyeksi. Begitu hasil riset terbaru dari Mandiri Sekuritas (Mansek). 

Analis Mansek Ryan Aristo Naro, Kresna Hutabarat dan Eimi Setiawan mengatakan, kinerja GoTo pada seluruh segmen bisnisnya yaitu layanan on-demand, e-commerce, dan layanan tekfin pada kuartal I 2022 melampaui perkiraan.

Sebagai contoh, GTV segmen layanan on-demand senilai Rp14,9 triliun pada kuartal I-2022 atau setara dengan 24 persen dari target tahun ini di atas perkiraan Mansek serta pencapaian GTV GoTo senilai Rp140 triliun pada kuartal yang sama atau setara dengan 22,5 persen dari target Mansek.

"Pencapaian GTV, margin kontribusi, dan EBITDA perseroan sudah sesuai dengan harapan kami. Hal ini memperkuat peluang perseroan untuk mencapai break even point pada 2024,” tulis riset tersebut pada Minggu (12/6/2022).

Riset Mansek juga mencatat kenaikan take rate dari 3,5 persen menjadi 3,7 persen pada kuartal pertama 2022. Menurut GoTo, kenaikan itu menunjukkan bahwa integrasi bisnis GoTo berjalan optimal.

CEO GoTo Andre Soelistyo mengatakan perusahaan menjalankan tiga strategi dan prioritas bisnis saat ini, yaitu pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan, percepatan langkah bisnis menuju profitabilitas, dan rencana memperdalam sinergi antar-platform pada ekosistem GoTo.

"Perjalanan GoTo baru berlangsung satu tahun, oleh karena itu kami akan terus mengoptimalkan keunggulan bersaing (competitive advantage) untuk mendorong kemajuan dan membawa dampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat,” kata Andre pada Jumat (10/6/2022).

Melalui ketiga strategi itu, menurut Andre, kinerja GoTo terus tumbuh positif. Pada kuartal I 2022, lanjutnya, gross transaction value GTV naik 46 persen year on year (yoy) menjadi Rp140 triliun, sementara jumlah pesanan meningkat 41 persen yoy menjadi Rp656 juta dan pendapatan bruto yang turut meningkat 53 persen menjadi Rp5 triliun.

Pada segmen bisnis lainnya, seperti e-commerce, Associate Vice President of Fulfillment Tokopedia Samuel Simanjuntak mengatakan transaksi Dilayani Tokopedia secara keseluruhan meningkat lebih dari lima kali lipat pada kuartal I 2022 dibanding kuartal I 2021.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Siap Meluncur, iPhone 15 Disebut Mirip Android

Senin, 23 Januari 2023 | 13:10 WIB

Yeeeaa... Pertamax Turbo dkk Turun Harga

Jumat, 20 Januari 2023 | 14:26 WIB
X