PLN Serap Produk Olahan Sampah Untuk Bahan Bakar PLTU

- Kamis, 3 November 2022 | 23:24 WIB
PLN serap produk olahan sampah dari UMKM untuk bahan bakar PLTU. (Antara/PLN)
PLN serap produk olahan sampah dari UMKM untuk bahan bakar PLTU. (Antara/PLN)

INFO INDONESIA. BANDARLAMPUNG - PT PLN (Persero) melibatkan masyarakat dalam mewujudkan operasional kelistrikan yang ramah lingkungan dengan mengolah sampah menjadi pengganti sebagian batu bara sebagai bahan bakar Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) atau cofiring.

"Melalui program pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah, PLN mendorong masyarakat mengolah sampah menjadi bahan bakar PLTU," kata General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan (UIKSBS), Djoko Mulyono, dalam keterangan di Bandarlampung, Kamis (3/11/2022).

Dia menyebutkan, PLN memberdayakan UMKM sebagai penggerak ekonomi kerakyatan di Sumatera Selatan untuk mengolah municipal solid waste (MSW) menjadi Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) sebagai bahan cofiring di PLTU Tarahan, Lampung.

Dalam menuju transisi energi bersih, pihaknya tidak berjalan sendiri. PLN secara nyata berkolaborasi dengan melakukan pemberdayaan masyarakat serta memanfaatkan sampah di sekitar PLTU menjadi bahan bakar pembangkit listrik, sehingga program ini memberikan dampak yang luar bisa bagi PLN, lingkungan dan masyarakat.

Sebelumnya, PLN telah melakukan pelatihan pengolahan MSW menjadi BBJP sebagai bahan bakar cofiring di PLTU Tarahan pada bulan Agustus lalu. Hasilnya sebanyak 2,5 ton produk BBJP tersebut telah digunakan untuk memproduksi listrik.

"PLN akan meningkatkan kapasitas produksi BBJP untuk mendorong produksi energi hijau di masa depan," kata Djoko.

Djoko menjelaskan, PLTU Tarahan yang memiliki kapasitas 2 x 100 MW telah memproduksi sebanyak 8.914 MWh energi hijau dari cofiring sepanjang tahun 2022 dan porsi produksi energi hijau akan terus meningkat.

"PLTU Tarahan telah menggandeng kelompok binaan TJSL PLN UPK Tarahan yaitu Bank Sampah Bilik Resik Elektrika dan Kelompok Tani Tunas Muda Way Harong dalam memproduksi BBJB. Dengan program yang luar biasa ini, membuktikan bahwa kita mampu mengolah sampah residu menjadi bahan bakar alternatif di PLTU," jelasnya.

Upaya ini juga wujud komitmen perseroan terhadap prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) dalam menciptakan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Halaman:

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo

Terkini

Siap Meluncur, iPhone 15 Disebut Mirip Android

Senin, 23 Januari 2023 | 13:10 WIB

Yeeeaa... Pertamax Turbo dkk Turun Harga

Jumat, 20 Januari 2023 | 14:26 WIB
X