Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Masih Kritis

- Jumat, 10 September 2021 | 21:51 WIB
Petugas PMI keluar dari dalam lapas usai melakukan evakuasi korban kebakaran di Lapas Dewasa Klas 1 A Tangerang, Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021). (ANTARA)
Petugas PMI keluar dari dalam lapas usai melakukan evakuasi korban kebakaran di Lapas Dewasa Klas 1 A Tangerang, Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021). (ANTARA)

INFO INDONESIA. JAKARTA – Narapidana korban luka akibat kebakaran Lapas Klas 1 Tangerang masih dalam kondisi kritis. Mereka kini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Kabupaten Tangerang.

"Masih dalam perawatan di ruang ICU. belum bisa diajak komunikasi karena masih trauma dan alami luka bakar serius," kata dokter ICU RSUD Kabupaten Tangerang, Santika Budi Andiyani dikutip dari Antara, Jumat (10/9/2021).

Menurut Santika, kondisi luka bakar yang dialami napi tergolong serius. Bahkan mereka juga harus menggunakan ventilator lataran mengalami sesak napas akibat asap kebakaran.

Namun demikian, ada juga kondisi napi yang sudah membaik lantaran luka bakar yang tidak terlalu parah. Santika mengatakan, dari 10 orang yang dirawat, tiga orang telah meninggal dunia.

"Untuk yang meninggal karena luka bakar dan sekarang ada tujuh," ujarnya.

Perlu diketahui pada hari Rabu dini hari pukul 01.45 WIB tela terjadi kebakaran di blok C Lapas Klas 1 Tangerang. Akibat insiden tersebut sebanyak 44 warga binaan meninggal dunia.

Sebelumnya, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menjanjikan uang santunan senilai Rp30 juta kepada masing-masing keluarga narapidana yang menjadi korban kebakaran.

"Sebagai bagian perwujudan duka, kami akan memberikan santunan senilai Rp30 juta kepada masing-masing keluarga korban," kata Yasonna.

Editor: Administrator

Terkini

X