Tindak Lanjuti Putusan MK, Bawaslu Awasi Ketat Pendaftaran Caleg

- Jumat, 2 Desember 2022 | 11:38 WIB
Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty. (Akbar Budi Prasetia/Info Indonesia).
Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty. (Akbar Budi Prasetia/Info Indonesia).

INFO INDONESIA. JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI akan melakukan pengawasan secara ketat pada tahapan pendaftaran calon legislatif yang akan dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Hal itu disampaikan Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty kepada wartawan, Jumat (2/12/2022) menanggapi putusan Mahkamah Konstitutsi (MK) yang melarang mantan napi koruptor baru bebas untuk nyaleg.

"Terkait Putusan MK Nomor 87 tersebut otomatis menjadi salah satu variabel Bawaslu dalam menentukan fokus pengawasan penetapan Caleg oleh KPU," kata Lolly.

Lolly mengatakan, pengawasan melekat terhadap tahapan pendaftaran caleg yang akan dilakukan KPU guna memastikan tidak terhadap pelanggaran administratif. 

"Hal ini karena terdapat potensi kerawanan ketidakcermatan KPU dalam melakukan verifikasi syarat calon," ungkapnya.

Maka dari itu, Bawaslu akan menurunkan pemantau untuk melakukan pengawasan pada tahapan pendaftaran caleg. Dikhawatirkan, lanjut dia, ada mantan napi koruptor yang baru bebas nyaleg di Pemilu 2024.

"Bawaslu akan menurunkan alat kerja dengan memuat subtasi telah  melewati masa jeda 5 tahun bagi bakal caleg yang berstatus mantan narapidana," pungkasnya.

Sebelumnya pada Rabu (30/11/2022), MK memutuskan untuk mengabulkan sebagian permohonan uji materi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang diajukan oleh karyawan swasta Leonardo Siahaan.

Permohonan yang dikabulkan tersebut terkait dengan larangan bagi mantan narapidana kasus korupsi atau koruptor untuk mencalonkan diri sebagai anggota legislatif selama lima tahun sejak ia dibebaskan atau keluar dari penjara.

Halaman:

Editor: Akbar Budi Prasetya

Terkini

DKPP Minta Seluruh Pihak Jaga Stabilitas Politik

Selasa, 7 Februari 2023 | 11:59 WIB

Strategi Politik NasDem Cerdas, Jokowi Dibuat Bingung

Senin, 6 Februari 2023 | 17:59 WIB
X