AMPD Mengadukan Hasnaeni ke Bareskrim Polri Terkait Penyebaran Berita Hoax

- Kamis, 26 Januari 2023 | 19:35 WIB
Kuasa Hukum AMPD, Edison. (Akbar Budi Prasetia (INFO INDONESIA).)
Kuasa Hukum AMPD, Edison. (Akbar Budi Prasetia (INFO INDONESIA).)

INFO INDONESIA. JAKARTA - Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi (AMPD) mengadukan Ketua Umum Partai Republik Satu, Hasnaeni ke Bareskrim Polri terkait penyebaran berita hoax atau berita bohong.

Kuasa Hukum AMPD, Edison, mengatakan, AMPD mengadukan Hasnaeni ke Bareskrim Polri karena membuat berita hoax terkait Ketua KPU RI, Hasyim Asyari.

“Kami kuasa hukum dari Aliasan Masyarakat Peduli Demokrasi mengajukan laporan kepada Bareskrim terkait berita bohong dan juga ketidakjelasan yang ditimbulkan oleh saudari Hasnaeni,” kata Edison kepada wartawan saat ditemui di Bareskrim Polri, Kamis (26/1/2023).

Baca Juga: Wanita Emas Laporkan Ketua KPU ke DKPP

Edison mengatakan, pihaknya telah memegang bukti berita hoax yang dilakukan Hasnaeni dan menyangka telah melanggar Undang-Undang KUHP Pasal 14. Dimana dalam delik tersebut menjelaskan hukuman pidana terhadap pembuat berita bohong.

"(Bukti) dari media-media, kita juga ada video yang berkaitan dengan hal tersebut, karena delik yang kita ajukan adalah Pasal 14 KUHP yaitu berita bohong," terangnya.

"Yang jelas bahwa bukti dari teman-teman media sudah sangat jelas itu, karena itu di publish kepada masyarakat. Sehingga, dianggap itu benar oleh masyarakat," lanjutnya.

Edison mengatakan, jika pihak kepolisian membutuhkan bukti tambahan, AMPD akan sangat siap untuk memberikannya.

"Nah soal nanti apakah perlu bukti tambahan, ya kita akan bantu pihak Mabes, Bareskrim untuk memberikan tambahan bukti lain," ungkapnya.

Baca Juga: KPU Pastikan Pileg 2024 Gunakan Sistem Proporsional Terbuka

Lebih lanjut Edison mengatakan bahwa AMPD mengindikasi, ada skenario besar dibalik berita hoax yang disampaikan Hasnaeni. Apalagi, berita hoax itu disampaikannya saat tahapan Pemilu ini berlangsung.

“Kami buat laporan disini karena, indikasi yang terduga ada skenario besar dan tersembunyi di dalam hal ini yang berkaitan dengan tahun politik,” ujarnya.

Oleh karena itu, AMPD khawatir jika berita hoax ini akan menganggung keberlangsungan tahapan Pemilu serentak 2024 yang sedang dijalani Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

"Kita khawatir dengan skenario besar ini," jelasnya.

Halaman:

Editor: Akbar Budi Prasetya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X