Soal Dugaan Kecurangan Pemilu dan Ancaman, DKPP Sidangkan Idham Holik

- Selasa, 7 Februari 2023 | 16:39 WIB
DKPP sidangkan Anggota KPU RI Idham Holik terkait dugaan pelanggaran Kode Etik (Akbar Budi Prasetia/INFO INDONESIA)
DKPP sidangkan Anggota KPU RI Idham Holik terkait dugaan pelanggaran Kode Etik (Akbar Budi Prasetia/INFO INDONESIA)

 INFO INDONESIA. JAKARTA - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Rabu (8/2/2023), sidangkan Anggota KPU RI terkait verifikasi partai politik dan dugaan ancaman kepada penyelenggara KPU di daerah.

Sidang yang diberi perkara Nomor 10-PKE-DKPP/I/2023 akan digelar di Ruang Sidang DKPP RI, Jakarta, pukul 10.00 WIB. 

Sebelumnya, perkara ini diadukan Jeck Stephen Seba. Dimana dirinya memberikan kuasa kepada Alghiffari Aqsa, Fadli Ramadhanil, Ibu Syamsu Hidayat, Imanuel Gulo, Airlangga Julio, Yokie Rahmad Isjcwansyah, Hilma Gita, dan Ikhsan L. Wibisono.

Diketahui, Jeck Stephen Seba mengadukan sepuluh penyelenggara pemilu, diantaranya Ketua KPU Provinsi Sulawesi Utara, Meidy Yafeth Tinangon sebagai Teradu I. Anggota KPU Provinsi Sulawesi Utara, Salma Saelangi, dan Lanny Anggriany Ointu sebagai Teradu II dan III.

Baca Juga: Elektabilitas Makin Menguat Gara-gara Anies, Jokowi Pikir-pikir Ulang Reshuffle Menteri NasDem

Selain itu, Sekretaris KPU Provinsi Sulawesi Utara, Lucy Fernando Majanto sebagai Teradu IV dan Kabag Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Partisipasi, Hubungan Masyarakat, Hukum, dan SDM KPU Provinsi Sulawesi Utara, Carles Y. Worotitjan sebagai Teradu V.

Selanjutnya, Jeck Stephen Seba juga mengadukan Ketua KPU Kabupaten Sangihe, Elysee Philby Sinadia sebagai Teradu VI. Anggota KPU Kabupaten Sangihe, Tomy Mamuaya dan Iklan Patonaung sebagai Teradu VII dan VII. 

Kasubbag Teknis dan Hubungan Partisipasi Mayarakat KPU Kabupaten Sangihe, Jelly Kantu sebagai Teradu IX dan Anggota KPU RI, Idham Holik sebagai Teradu X. 

DKPP mengungkapkan, Teradu I sampai IX diduga telah mengubah status Tidak Memenuhi Syarat (TMS) menjadi Memenuhi Syarat (MS) dari Partai Gelora, Partai Garuda, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), dan Partai Buruh.

Baca Juga: Prabowo Subianto Sambut Baik Rencana Muhaimin Iskandar Temui Partai Golkar

Dalam perkara ini, diduga status dari keempat partai itu diubah dalam proses verifikasi administrasi, verifikasi administrasi perbaikan, verifikasi faktual, dan verifikasi faktual perbaikan dengan cara mengubah data berita acara dalam SIPOL dalam kurun waktu 7 November sampai dengan 10 Desember 2022. 

Sedangkan, Idham Holik selaku Teradu X diduga menyampaikan ancaman di hadapan seluruh peserta Konsolidasi Nasional KPU se-Indonesia.

Ancaman tersebut adalah perintah harus tegak lurus, tidak boleh dilanggar, dan bagi yang melanggar akan dimasukan ke rumah sakit. 

Sekretaris DKPP, Yudia Ramli, mengatakan, sidang ini diagendakan untuk mendengarkan keterangan Pengadu dan Teradu

Baca Juga: Koalisi Gerindra - PKB Belum Tentukan Paslon, Muhaimin Iskandar Kandidat Kuat Pendamping Prabowo Subianto

Halaman:

Editor: Akbar Budi Prasetya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PDIP Bikin NasDem dan PKS Meradang

Senin, 20 Maret 2023 | 08:27 WIB
X