Satgas COVID-19 Ungkap 10 Negara Asal Kedatangan dengan Kasus Positif Terbanyak

- Kamis, 6 Mei 2021 | 21:59 WIB
Ilustrasi COVID-19. (Dok. Pixabay)
Ilustrasi COVID-19. (Dok. Pixabay)

INFO INDONESIA. JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 mengungkapkan, berdasarkan data teranyar Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kementerian Kesehatan terdapat 10 negara asal kedatangan dengan kasus positif terbanyak pada periode 28 Desember 2020 - 3 Mei 2021. Kasus-kasus dari ke-10 negara itu melibatkan warga negara asing (WNA) maupun warga negara Indonesia (WNI).

"Negara tersebut yakni, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Turki, Malaysia, Qatar, Mesir, Jepang, Singapura, Republik Demokratik Kongo dan Lebanon," kata juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito dalam telekonferensi pers, Kamis (6/5/2021). 

Melalui kedatangan dari Arab Saudi ada 1.027 WNI yang terpapar COVID-19; dari Uni Emirat Arab terdapat 522 WNI dan 28 WNA; dari Turki terdapat 264 WNI dan 18 WNA; dari Malaysia ada 170 WNI dan 12 WNA; dari Qatar ada 103 WNI dan 25 WNA; dari Mesir ada 87 WNI; dari Jepang ada 50 WNI dan 23 WNA; dari Singapura ada 60 WNI dan 11 WNA; dari Kongo ada 63 WNI; dan dari Lebanon ada 43 WNI.

Dalam kesempatan yang sama, Wiku juga mengumumkan kasus positif WNA berdasarkan kewarganegaraan. Ada lima negara yang warganya terbanyak positif COVID-19 di Indonesia, yaitu India 50 orang; Uni Emirat Arab 28 orang; Qatar 25 orang; Jepang 24 orang; dan Turki 19 orang.

Wiku mengatakan, COVID-19 tidak mengenal batas teritorial dan setiap negara saling terhubung. 

"Oleh karena itu, salah satu upaya mengendalikan varian COVID-19, khususnya virus yang sudah pasti meningkatkan kemampuan infeksi adalah dengan mengatur mobilitas keluar negeri," jelas Wiku. 

Wiku menegaskan, jika mobilitas pelaku perjalanan tidak dikendalikan dapat menyebabkan kenaikan kasus varian baru COVID-19. 

"Makanya kita perlu terus melakukan berbagai intervensi pencegahan demi pengendalian COVID-19 yang baik," imbuhnya. 

Tidak hanya mengatur mobilitas pelaku perjalanan, sebut Wiku, namun juga meningkatkan upaya Whole Genom Sequencing (WGS) demi peningkatan kualitas dan inovasi pada pelayanan kesehatan maupun alternatif pengobatan.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

4 Keistimewaan Oppo A17K, Harga Sehat di Kantong

Jumat, 27 Januari 2023 | 16:20 WIB

Wow... Kecerahan Xiaomi Seri 13 Mencapai 1.900 Nits

Selasa, 24 Januari 2023 | 14:00 WIB
X