Kongres Ulama Perempuan Indonesia Berikan Delapan Rekomendasi Perlindungan Perempuan

- Minggu, 27 November 2022 | 11:05 WIB
Penutupan Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) II di Pondok Pesantren Hasyim Asy\'ari, Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (26/11/2022). (Antara)
Penutupan Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) II di Pondok Pesantren Hasyim Asy\'ari, Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (26/11/2022). (Antara)

INFO INDONESIA. JAKARTA - Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) II menghasilkan delapan rekomendasi yang diserahkan kepada pemangku kepentingan untuk ditindaklanjuti dan diterapkan dengan berbagai kebijakan yang dapat melindungi hak-hak dan menciptakan keadilan bagi perempuan.

 

Ketua Panitia Pengarah KUPI II, Masruchah, berharap peserta kongres bisa membagi pengetahuan dan catatan-catatan rekomendasi untuk bisa disalurkan kepada keluarga, ruang sosial, dan ruang-ruang lain di mana mereka berada.

 

"Tugas kita semua bagian dari jaringan Kongres Ulama Perempuan Indonesia adalah memastikan bagaimana pengetahuan yang didapat di sini dibagi di ruang-ruang di mana kita ada," kata Masruchah saat menutup kongres di Pondok Pesantren Hasyim Asy'ari, Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (26/11/2022).

Kongres yang berlangsung pada 24-26 November 2022 itu dihadiri oleh para ulama perempuan dari 31 negara dan ratusan ulama perempuan dari berbagai daerah di Indonesia.

Adapun rekomendasi pertama menyatakan bahwa rekognisi eksistensi ulama perempuan telah diterima di kalangan masyarakat, pesantren, perguruan tinggi, pemerintahan, media, dan kalangan dunia internasional.

Oleh karena itu, negara dan masyarakat sipil perlu menjadikan ulama perempuan mitra kerja strategis dalam perumusan kebijakan dan pengelolaan isu-isu strategis bangsa, mulai dari tingkat pusat, daerah, hingga desa atau kelurahan.

Rekomendasi kedua memuat tentang kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan, termasuk perkosaan, menyebabkan perempuan tersudut oleh kehamilan, stigma, dan diskriminasi.

Halaman:

Editor: Rusdiyono

Terkini

Geram! Ferry Irawan Talak Cerai Venna Melinda

Rabu, 8 Februari 2023 | 08:21 WIB
X