DAERAH

SRIWIJAYA AIR JATUH

DVI Pusdokkes Polri Terima 40 Sampel DNA Keluarga Korban Sriwijaya SJ 182

Posko penerimaan data Post Mortem di RS Polri Bhayangkara Tingkat I Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur untuk korban Lion Air JT 610 beberapa waktu lalu. (Aprilia Rahapit/InfoIndonesia)
Posko penerimaan data Post Mortem di RS Polri Bhayangkara Tingkat I Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur untuk korban Lion Air JT 610 beberapa waktu lalu. (Aprilia Rahapit/InfoIndonesia)

INFOINDONESIA. JAKARTA – Sejak dibuka posko pada Sabtu (9/1/2021) Tim DVI Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) telah menerima puluhan sampel DNA dari pihak keluarga korban Sriwijaya SJ 182.

“Ada 40 sampel DNA,” ujar Kepala DVI Pusdokkes Polri Ahmad Fauzi saat dihubungi InfoIndonesia, Senin (11/1/2021.

Fauzi menuturkan, dalam pengumpulan DNA tersebut terbagi menjadi dua. Pihak keluarga dapat memberikan DNA nya langsung di  RS Polri Bhayangkara Tingkat I Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Adapun juga pengambillan DNA dengan cara jemput bola di rumah kediaman keluarga korban. Namun jemput bola tersebut hanya diprioritaskan bagi keluarga korban yang bertinggal di luar Jakarta.

“Terutama yang di luar Jakarta, Disamping untuk menghindari kerumunan, juga karena tim DVI Dokkes Polri tersebar di seluruh Indonesia,” paparnya.


Saat ini pihaknya tengah menunggu sisa 22 dari 62 DNA keluarga korban unttuk segera diindentifikasi.

“Sampe DNA diupayakan sebanyak jumlah korban, korban ada 62 orang,” tandasnya.

Pesawat Sriwijaya SJY 182 dikabarkan hilang kontak di perairan Kepulauan Seribu setelah take off dari Bandara Soekarno Hatta menuju Pontianak pada pukul 14.36 WIB. Penumpang itu dikabarkan membawa 62 orang yang terdiri dari enam kru, 46 penumpang dewasa, tujuh laki-lak dan tiga bayi.

Editor: Aprilia Rahapit