POLHUKAM

Dicap Sebar Hoax Foto Sriwijaya Air Jatuh, Ngabalin Minta Maaf


INFOINDONESIA. JAKARTA – Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin akhirnya meminta maaf setelah menggunggah sebuah foto seorang perempuan dengan latar belakang pesawat Sriwijaya Air yang mengalami kecelakaan di Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021) lalu.

Unggahan foto tersebut ditambahkan narasi oleh Ngabalin dengan ucapan duka cita kepada keluarga korban. Ia pun ramai-ramai dikritik warganet.

“Teman yang baik hati, cuitan saya sebelumnya adalah do'a&keprihatinan atas musibah jatuhnya pesawat sriwijaya air. Saya tidak ada niat apapun untuk menyebarkan sesuatu yang salah, maafkan saya,” tulis Ngabalin seperti dikutip dari akun Twitter-nya, Senin (11/12021).

Ngabalin juga mengatakan alasan dihapusnya foto yang dia unggah itu agar tidak menimbulkan persepsi yang beragam di masyarakat.

Sebelumnya, Ahli telematika dan multimedia Roy Suryo ikut mengomentari unggahan foto Ngabalin. Ia menduga foto tersebut sebagai editan.


"Karena jika analisis Kec "Jatuh" SJ-182 +/- 555,457 Km/Jam,

Maka Foto sejelas tsb hanya dpt dibuat dgn Kamera (DSLR?) shutter diatas 1/125 dtk & Diafragma f/16 atau lebih, bukan HP," mantan Menpora itu mencuit pagi ini di akun Twitternya, @KRMTRoySuryo2.

"Semoga hal ini jadi Pelajaran berharga bagi kita, Sekalilagi JANGAN SEBAR HOAX DITENGAH MUSIBAH," kata Roy sambil menautkan ke @kemkominfo @CCICPolri @DivHumas_Polri.

Editor: Hadits Abdilah