DAERAH

Dua Hari Berturut Harga Karet di Sumsel Turun

Turunnya harga karet di bursa Shanghai dan juga di Singapore commodity. Mengakibatkan harga karet Sumatera Selatan ikut turun, Harga terkoreksi berturut dua hari ini.
Turunnya harga karet di bursa Shanghai dan juga di Singapore commodity. Mengakibatkan harga karet Sumatera Selatan ikut turun, Harga terkoreksi berturut dua hari ini.

INFOINDONESIA. Palembang - Turunnya harga karet Di bursa Shanghai dan juga di Singapore commodity. Mengakibatkan harga karet Sumatera Selatan ikut turun, Harga terkoreksi berturut dua hari ini.

Hal ini dipicu laporan Produsen pembuat mobil menunda impor karet karena khawatir tidak akan bisa menjual, setelah beberapa negara eropa mengumumkan lockdown

Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (P2HP) mengatakan, harga karet Sumsel dua hari (11 Januari dan 12 Januari) turun berturut-turut menjadi Rp 18.217 untuk kondisi KKK 100%.

"Belum ada faktor yang dapat memicu kenaikan harga karet di awal Tahun 2021 ini, Di beberapa negara besar pertumbuhan ekonomi global belum memicu meningkatkan permintaan karet global. Selain itu kondisi produksi di negara produsen utama masih belum pulih pasca cuaca ekstrem La Nina dan penyakit gugur daun pohon karet, " ungkap Rudi, Rabu (13/1/2021). 

Bertahan di harga Rp 18.000 - Rp 19.000 untuk KKK 100% sudah cukup baik bagi petani Sumatera Selatan, Harga ditingkat lelang  UPPB bisa mencapai Rp. 9.000 - Rp. 10.000 Namun yang bisa menikmati harga tersebut masih sangat rendah, kebanyakan petani masih tergantung dengan harga pedagang pengumpul

"Terakhir harga karet naik di tanggal 8 Januari 2021 mencapai Rp 18.950 per kilogram untuk KKK 100%, " katanya. 

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Perkebunan  tetap komitmen mendorong petani untuk bergabung di UPPB, saat ini jumlah UPPB yang tersebar di 14 Kabupaten/Kota pengahasil Karet baru 284 UPPB sampai Desember 2020, Target di Tahun 2021 ini kita akan menumbuhkan 75 UPPB baru.

Harga karet Sumsel untuk kondisi kering yang berbeda yakni, KKK 70% Rp 12.752 per kilogram, KKK 60% Rp 10.930 per kilogram, KKK 50% Rp 9.109, dan KKK 40% Rp 7.287.

Editor: Redaksi