POLHUKAM

Pengembangan Startup Digital Bantu Pemberdayaan UMKM di Masa Pandemi

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate


INFOINDONESIA, JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan, pemerintah Indonesia telah menyaksikan bagaimana digitalisasi telah memberdayakan UMKM.

"Terutama bisnis ultra mikro, untuk tetap produktif dan bertahan selama pandemi," tandasnya dalam 1st ASEAN Digital Minister's Meeting (ADGMIN) yang berlangsung virtual dari Jakarta, Kamis (21/01/2021).

Menteri Johnny memaparkan data pada paruh kedua tahun 2020, Pemerintah telah memfasilitasi 3,4 juta UMKM. Pada tahun 2024, diharapkan ada lebih dari 30 juta UMKM dari total 60 juta UMKM di Indonesia yang go digital.

"Dalam bentuk digital onboarding melalui program unggulan kami: “Bangga Buatan Indonesia” yang menghasilkan lebih dari 10 juta UMKM onboarding secara digital," paparnya.

Menteri Kominfo menyatakan UMKM bukan satu-satunya pilar ekonomi digital Indonesia. Menurutnya, pada tahun 2019, Indonesia menjadi negara kelima di dunia dengan jumlah startup terbanyak, dengan total lebih dari 2000 startup, 4 Unicorn, dan 1 Decacorn


"Kami terus berupaya untuk memelihara lingkungan digital yang lebih baik melalui peraturan dan program yang lebih baik yang memfasilitasi bisnis untuk tumbuh dan berkembang. Di antara program prioritas kami Gerakan 1000 Startups Digital, inkubator dan akselerator untuk Startup Indonesia, dan Nexticorn, fasilitator yang bertugas menjembatani para startup dan investor untuk membina unicorn Indonesia berikutnya," ungkapnya.

Guna mengoptimasikan pemanfaatan TIK dalam membantu pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi, Menteri Johnny menegaskan perlunya semangat kolaborasi di antara negara ASEAN.

"Kami percaya semangat kolaborasi di ASEAN harus fokus untuk mengatasi pandemi. Manfaat digitalisasi juga harus dimaksimalkan untuk mendorong pemulihan ekonomi yang lebih cepat. Upaya harus dilakukan untuk membantu yang paling rentan dan memastikan bahwa tidak ada yang tertinggal," tegasnya.

Selain itu, hal yang perlu dikembangkan, menurut Menteri Kominfo adalah optimistisme dan kebersamaan untuk membangun komunitas digital ASEAN.

"Penting juga bagi kita untuk mempertahankan optimisme selama masa sulit ini. Bersama-sama kita akan bangkit kembali lebih kuat dan bergerak menuju ASEAN sebagai komunitas yang terhubung secara digital," pungkasnya.


Video Terkait:
Sukmawati Soekarnoputri Jalani Ritual Pindah Agama Hindu
Editor: Hadits Abdilah