WISATA

Bule Bandel Kembali Dideportasi Dari Bali

Sergei Kosenko (baju putih) di Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bali, Minggu (24/1/2021). (sumber foto: Patrolipost)
Sergei Kosenko (baju putih) di Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bali, Minggu (24/1/2021). (sumber foto: Patrolipost)


INFOINDONESIA. JAKARTA – Setelah Kristen Gray, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kantor Wilayah (Kanwil) Bali menindaklanjuti Warga Negara Asing (WNA) Sergey Konsenko.

Tindak lanjut tersebut menyusul viralnya Kosenko pada Desember 2020 lalu, pemilik akun Instagram @sergey_konsenko itu mengunggah video yang melakukan aksi terjun ke laut sambil mengendarai sepeda motor.

Video tersebut menjadi trending topic di media sosial maupun media mainstream pada tanggal 15 Desember 2020.

Menyikapi hal tersebut Kemenkumham Kanwil Bali memutuskan untuk mendeportasi Konsenko. Ia dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian berupa Pendeportasian dan Penangkalan sebagaimana diatur dalam Pasal 75 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian.

“Pendeportasian dilaksanakan pada hari Minggu sore, 24 Januari 2021 melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju Bandara Soekarno-Hatta dan selanjutnya menuju ke negara asalnya,” ujar KemenkumhanKanwil Bali, Jamaruli dalam keterangan yang dikutip, Senin (25/1/2021).


Sebelum itu, Kosenko juga membuat ulah  saat tengah diperiksa Kanwil Bali. Ia mengadakan party tanpa menerapkan protokol Kesehatan di daerah Badung dan diunggah di akun Instagram @sergey_kosenko pada Senin tanggal 11 Januari 2021.

Kegiatan tersebut kata Jamaruli, telah melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku salah satunya berupa Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 02 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19),

Tindakan tersebut membuat Konsensko patut dikenai Pasal 75 ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian, yang menentukan bahwa Pejabat Imigrasi berwenang melakukan Tindakan Administratif terhadap Orang Asing yang berada di Wilayah Indonesia, yang melakukan kegiatan berbahaya dan patut diduga membahayakan keamanan dan ketertiban umum atau tidak menghormati atau tidak mentaati peraturan perundang-undangan.

Tak hanya itu, dari hasil pemeriksaan Kosenko telah melakukan kegiatan-kegiatan seperti menjadi seorang duta yang mewakili kegiatan dari perusahaan tertentu.

Ia mengundang investor, dan menjadi seorang marketing dengan mempromosikan produk sebuah perusahaan tertentu, yang dalam hal ini kegiatannya tidak sesuai dengan persetujuan telex visa B211B dibawah seorang penjamin dari sebuah PT.

“Sehingga patut diduga SERGEI KOSENKO telah melakukan pelanggaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 122 huruf a jo. Pasal 123 huruf b Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian,” papar Jamaruli.

Sebelumnya pengecekan, WNA tersebut merupakan Warga Negara Rusia atas nama Sergei Kosenko pemegang Paspor dengan masa berlaku 21 Oktober 2017 hingga 21 Oktober 2027.

Kosenko masuk ke Wilayah Indonesia tanggal 31 Oktober 2020 melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Soekarno Hatta dengan menggunakan Visa Kunjungan, Izin Tinggal Kunjungan yang bersangkutan berlaku sampai dengan tanggal 29 Desember 2020 dan telah diperpanjang sampai dengan tanggal 28 Januari 2021.

Editor: Aprilia Rahapit