POLHUKAM

Bos MPR Sebut Pemerintah Tak Konsisten Larang WNA Datang ke Indonesia


INFOINDONESIA. JAKARTA - Kantor Imigrasi mengungkapkan sebanyak 33.340 warga negara asing (WNA) masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta pada masa pembatasan kedatangan WNA, yakni 1-25 Januari 2021. Menanggapi hal ini, Ketua MPR Bambang Soesatyo menilai pemerintah tidak konsisten dalam menjalankan aturan larawangan WNA masuk ke Indonesia.

Pria yang biasa disapa Bamsoet ini pun akan meminta kejelasan pemerintah mengenai urgensi dan dasar masuknya WNA ke Indonesia. ”Pemerintah diminta untuk berkomitmen dalam mencegah penyebarluasan Covid-19 di Indonesia, dan virus-virus varian baru Corona lain dengan memperketat larangan masuknya WNA dengan alasan apa pun," kata Bamsoet, melalui keterangannya, Rabu (27/1/2021).

Selain itu, Bamsoet juga mendorong pemerintah untuk mensosialisakan kelompok WNA yang mendapatkan pengecualian untuk masuk ke Indonesia sehingga terdapat kejelasan yang valid mengenai siapa saja WNA yang masih bisa masuk ke wilayah Indonesia dan mana yang tidak.

Sementara itu, apabila memang terdesak untuk memasukkan WNA ke Indonesia, Bamsoet meminta agar pemerintah memperketat prosedur perizinan termasuk kondisi kesehatan dan kewajiban menerapkan protokol Covid-19.

"Salah satunya dengan memastikan WNA memiliki surat tes bebas Covid-19 yang valid dan melakukan karantina sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan,” tandasnya. 


Sebelumnya, Direktorat Jenderal Imigrasi Sebanyak 33.340 warga negara asing (WNA) masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta pada masa pembatasan kedatangan WNA, yakni 1-25 Januari 2021.

"Menurut laporan yang ada di kami, kedatangan orang asing yang melalui Bandara Soekarno-Hatta dan melalui pemeriksaan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta berjumlah 33.340 orang," kata Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandara Soekarno-Hatta Sam Fernando ketika dikonfirmasi, Selasa (26/1/2021).

Fernando mengungkapkan, kedatangan 33.340 WNA tersebut sudah memenuhi syarat yang tercantum dalam Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 2 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional dalam Masa Pandemi Covid-19.

Mereka juga memenuhi ketentuan yang diatur dalam Surat Edaran Direktorat Jenderal Imigrasi No IMI-013.GR.01.01 Tahun 2021 tentang Pembatasan Sementara Masuknya Orang Asing ke Wilayah Indonesia dalam Masa Pandemi Covid-19.

"(Sebanyak) 33.340 orang itu (datang) dari berbagai macam negara," ujar Fernando.

Fernando berujar, seluruh WNA yang datang ke Indonesia dalam 15 hari itu adalah pemilik surat izin tinggal diplomatik, izin tinggal terbatas (Itas), atau izin tinggal tetap (Itap).

Editor: Hadits Abdilah