DAERAH

Pemkot Banda Aceh Komitmen Cegah Karhutla

Petugas pemadam berupaya memadamkan api di lahan terbakar di Desa Temung, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah. Sabtu (20/2/2021). (Antara)
Petugas pemadam berupaya memadamkan api di lahan terbakar di Desa Temung, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah. Sabtu (20/2/2021). (Antara)


BANDA ACEH - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banda Aceh mengajak warga  ikut berpartisipasi aktif mencegah kebakaran lahan dengan tidak membakar sampah sembarang.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banda Aceh Rizha di Banda Aceh, Senin, mengatakan saat ini ibu kota Provinsi Aceh tersebut sudah memasuki musim kemarau.

”Saat ini, banyak lahan kosong dengan kondisi tanaman sudah mengering yang bisa memicu kebakaran. Karena itu, kami mengimbau masyarakat tidak membakar sampah sembarangan,” kata Rizha.

Rizha mengatakan jika masyarakat membakar sampah, pastikan dijaga dan tidak ditinggalkan begitu saja. Pastikan setiap pembakaran ditinggalkan setelah apinya padam. Jika tidak, bisa memicu kebakaran lahan.

Selain itu, Rizha juga mengimbau masyarakat, terutama perokok, tidak membuang puntung rokok yang masih ada apinya di lahan-lahan kosong. Sebab, kondisi tanaman lahan-lahan kosong kini mulai terlihat mengering.


”Jika puntung rokok yang masih berapi dibuang di lahan kosong tersebut, bisa memicu kebakaran lahan. Dan ini harus dicegah bersama-sama. Begitu juga dengan ibu rumah tangga tidak meninggalkan kompor dalam keadaan menyala karena bisa memicu kebakaran,” kata Rizha menyebutkan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banda Aceh itu  juga menginstruksikan kepada seluruh personel untuk siaga dalam musim kemarau sekarang ini. Sebab, potensi kebakaran dalam kondisi sekarang ini bisa saja terjadi kapan pun.

”Kami sudah perintahkan personel yang tersebar di lima pos untuk siaga penuh. Jumlah personel pemadam semuanya 81 orang Pastikan sampai ke lokasi pemadaman secepat mungkin guna mencegah meluasnya kebakaran. Paling lama 15 menit,” kata Rizha. (*)

Editor: Rio Taufiq Adam