POLHUKAM

Terlibat KLB Demokrat, Moeldoko Dinilai Coreng Wajah Presiden Jokowi

 Direktur Lingkar Madani (Lima) Indonesia, Ray Rangkuti. (Info Indonesia/Khoirur Rozi)
Direktur Lingkar Madani (Lima) Indonesia, Ray Rangkuti. (Info Indonesia/Khoirur Rozi)

INFO INDONESIA. JAKARTA - Terpilihnya Moeldoko menjadi Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang dinilai dapat mencoreng wajah Presiden Joko Widodo. Sebab, saat ini Moeldoko masih menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Terlebih Moeldoko bukanlah kader Demokrat.

Hal itu disampaikan Direktur Lingkar Madani (Lima) Indonesia, Ray Rangkuti saat dihubungi Info Indonesia, Minggu (7/3/2021). Menurut Ray, perebutan kekuasaan di internal Partai Demokrat tidak akan terjadi jika Jokowi turun tangan.

“Ini sebetulnya memperburuk wajah Pak Jokowi yang memang terlihat tidak terlalu concern untuk menegakan demokrasi. Karena bagaimanapun demokrasi ini terlihat dari pemimpinnya juga. Kalau pemimpinnya teguh memberi ruang, memperkuat demokrasi saya kira ini nggak akan terjadi,” kata Ray.

Lebih lanjut Ray menjelaskan, gerak-gerik Moeldoko sebagai pejabat negara sangat bergantung kepada Presiden. Oleh sebab itu, ujar Ray, andai kata Jokowi meminta Moeldoko mengutamakan pekerjaannya sebagai Kepala Staf Kepresidenan, tentu tidak akan terlibat dalam KLB tersebut.

“Tapi faktanya dengan terpilihnya Pak Moeldoko sebagai ketua, itu susah menyebut bahwa Pak Jokowi sedang memperjuangkan demokrasi. Jadi ya sedikit banyak akan merunyamkan wajah demokrasi kita, khususnya wajah pemerintah,” ungkap mantan aktivis 98 ini.


Sebagaimana diketahui, Moeldoko terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat melalui voting dalam KLB di Deli Serdang pada Jumat (5/3/2021). Meskipun KLB tersebut belum jelas keabsahannya, Moeldoko menyatakan beredia menjadi Ketua Umum.

"Kongres Luar Biasa Partai Demokrat menimbang dan seterusnya, mengingat dan seterusnya, memperhatikan, memutuskan, menetapkan pertama, dari calon kedua tersebut atas voting berdiri, maka Pak Moeldoko ditetapkan menjadi Ketua Umum Partai Demokrat Periode 2021-2025," kata pimpinan sidang Jhoni Allen Marbun dalam sidang pleno di The Hill Hotel and Resort, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Editor: Khoirur Rozi