DAERAH

Kabupaten Muba Perluas Jargas Hingga ke Pelosok

Jaringan gas di rumah warga Musi Banyuasin
Jaringan gas di rumah warga Musi Banyuasin

MUBA - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus meningkatkan distribusi jaringan gas (Jargas) kepada masyarakat. Sampai saat ini ada sekitar 6.000 jargas yang tersambung untuk konsumsi rumah tangga.

"Tahun 2021 ada 6.000 sambungan tersebar di Kelurahan Bayungl Lencir Indah dan beberapa desa seperti Simpang  Bayat, Bayat Ilir, Mendis dan Senawar Jaya," kata M Imron, Camat Bayung Lencir saat berada di perkampungan Suku Anak Dalam, Kamis (11/03/2021).

Menurut Imron, instalasi jargas sangat memberikan manfaat bagi warganya. Ia berharap jargas dapat terus ditingkatkan hingga seluruh masyarakat di Muba dapat menikmatinya.

"Secara estafet akan diluaskan ke pelanggan yg berada di Bayung Lencir. Kebijakan ini, pemasangan jargas gratis ini sangat memudahkan hidup warga. Secara ekonomi beban warga mulai berkurang. Kehadiran pemerintah terasa nyata di tengah masyarakat. Warga bersyukur dan berterimakasih kepada Bupati Muba, Dodi Reza Alex," jelas Imron. 

"Secara estafet akan diluaskan ke pelanggan yg berada di Bayung Lencir. Kebijakan ini, pemasangan jargas gratis ini sangat memudahkan hidup warga. Secara ekonomi beban warga mulai berkurang. Kehadiran pemerintah terasa nyata di tengah masyarakat. Warga bersyukur dan berterimakasih kepada Bupati Muba, Dodi Reza Alex," jelas Imron. 

Bupati Muba, Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan, jargas saat ini terdistribusi di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Sungai Lilin, Kecamatan Sekayu, dan Kecamatan Bayung Lencir. Pihaknya terus meminta kepada Kementerian ESDM agar pemasangan jargas rumah tangga tak hanya difokuskan di kawasan perkotaan.


"Kala itu di Lumpatan, Kota Sekayu kita  turun masuk ke rumah-rumah penduduk ke desa-desa yang selama ini pakai kompor minyak tanah. Dengan jargas warga tinggal putar kompor dan gas langsung menyala, keluar si api biru," kata Dodi.

Menurut Dodi, jargas untuk konsumsi rumah tangga dapat meningkatkan perekonomian warganya. Sebab harga jargas lebih murah sehingga dapat terjangkau berbagai lapisan masyarakat.

"Jadi sudah sangat tepat acara hari ini kita bersyukur perjuangan kita selama 3 tahun maka kota-kota Kecamatan di Muba bagian timur ini mendapatkan jaringan gas rumah tangga. Jelas ini meringankan ekonomi masyarakat. Gas ini lebih murah, lebih bersih dan pasti juga bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat untuk energi yang terbarukan," ujar Dodi.

Pimpinan Komisi VII DPR RI, Alex Noerdin yang membidangi energi membenarkan bahwa Kabupaten Muba adalah penghasil gas terbesar di Indonesia. Ia meminta agar semakin banyak masyarakat Muba dapat menimati jargas tersebut.

"Calon pelanggan terdaftar kurang lebih 50.000. Saya minta silakan tahun depan 50.000 sambungan rumah jargas untuk Musi Banyuasin di 3 Kecamatan dan ditambah 3 Kecamatan yang lain. Tahun depan mungkin belum tercapai 50 ribu. Tapi dengan capaian 48 ribu jadilah 2 ribunya nyusul tahun selanjutnya. Karena dari sinilah asal gas itu, wajar dari sinilah asal minyak bumi itu," ungkap Alex.

Editor: Khoirur Rozi