DAERAH

1.078 Pelanggan PLN Terdampak Kebakaran Kilang Minyak Balongan

Mobil pemadam kebakaran melintas di lokasi kebakaran di Kilang Minyak Balongan milik Pertamina di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/3/2021). (Dok. ANTARA/Khaerul Izan)
Mobil pemadam kebakaran melintas di lokasi kebakaran di Kilang Minyak Balongan milik Pertamina di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/3/2021). (Dok. ANTARA/Khaerul Izan)

JAKARTA - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Barat (Jabar) menyatakan sebanyak 10 gardu distribusi terdampak kebakaran Kilang Minyak Balongan milik Pertamina di Kabupaten Indramayu, yang terjadi pada Senin (29/3/2021) sekitar pukul 00.45 WIB.

"Kami turut prihatin dengan apa yang terjadi saat ini. Kami terus akan mengupayakan penormalan jaringan dan bekerja sama dengan pemerintah dan aparat agar listrik kembali menyala, beberapa lokasi harus kami lakukan survei terlebih dahulu demi keamanan masyarakat," kata GM PLN UID Jawa Barat Agung Nugraha seperti dikutip dari Antara.

Sebanyak 1.078 pelanggan PLN terdampak akibat peristiwa kebakaran Kilang Minyak Balongan.

Sesaat sejak dimulainya gangguan dini hari tadi, kata Agung, PLN langsung mengupayakan manuver jaringan untuk mengantisipasi meluasnya dampak gangguan dan menerjunkan 17 personel yang terdiri dari pegawai dan petugas pelayanan teknis.

Sesaat sejak dimulainya gangguan dini hari tadi, kata Agung, PLN langsung mengupayakan manuver jaringan untuk mengantisipasi meluasnya dampak gangguan dan menerjunkan 17 personel yang terdiri dari pegawai dan petugas pelayanan teknis.

Selain itu, PLN juga melakukan upaya pengamanan aset dan lokasi saat ini juga sedang dijaga oleh aparat demi keamanan bersama mencegah apabila terjadi hal yang membahayakan seperti ledakan susulan.


"Beberapa lokasi memang masih dijaga petugas jarak yang diperbolehkan radius tiga kilometer," kata Agung Nugraha.

Hingga pukul 08.00 WIB, satu gardu distribusi sudah dinormalkan kembali dengan terlebih dahulu memastikan bahwa kondisi benar-benar aman.

Saksikan video menarik di bawah ini:

Editor: Khairisa Ferida