EKONOMI

Waspada Pinjaman Online Jelang Lebaran

Jangan Terkecoh Bunga Kecil

Kepala Kantor OJK Regional VII Sumbagsel, Untung Nugroho. (infosumsel.ID / Rahmad KR)
Kepala Kantor OJK Regional VII Sumbagsel, Untung Nugroho. (infosumsel.ID / Rahmad KR)

iNFO INDONESIA - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, kebutuhan masyarakat semakin meningkat. Bahkan, tak jarang, berbagai harga kebutuhan juga mengalami kenaikan. Hal tersebut yang memicu masyarakat untuk mencari jalan pintas dengan melakukan pinjaman dan mengambil barang secara kredit.

Kini semakin marak aplikasi pinjaman bunga ringan, dan oknum-oknum yang menawarkan arisan dan investasi online dengan iming-iming tebusan belasan hingga puluhan juta.

"Menjelang Hari Raya Idul Fitri, kebutuhan masyarakat semakin meningkat. Bahkan, tak jarang, berbagai harga kebutuhan juga mengalami kenaikan. Hal tersebut yang memicu masyarakat untuk mencari jalan pintas dengan melakukan pinjaman," kata Kepala Kantor OJK Regional VII Sumbagsel, Untung Nugroho, dilansir dari infosumsel.ID, Kamis (22/4/2021).

Tak jarang masyarakat tergiur dengan iming-iming uang yang cepat cair tanpa ribet. Tanpa memikirkan resiko jeratan bunga hingga akhirnya kesulitan membayar.

"Standar bunga resmi sudah diatur OJK, terkait itu penetapannya tidak bisa semena-mena," katanya.


Oleh karenanya ia mengimbau masyarakat Sumsel jangan mudah tertipu dan terbujuk dengan investasi bodong dan aplikasi pinjaman yang tidak terdaftar di OJK. Ada sekitar 154 aplikasi pinjaman yang terdaftar di OJK.

"Kami mohon masyarakat lebih memilih-milih lagi, jangan semua tawaran kredit diambil walaupun mudah. Kalau mau mengajukan pinjaman pilihlah yang terdaftar di OJK," tegasnya. 

Editor: Raden Mohd Solehin