TV

Usut Tuntas, Data Ganda Bansos Kemensos



INFO INDONESIA - Kasus data ganda penerima bansos sebanyak 21 Juta data dimasa Juliari Peter Batubara menjabat Menteri Sosial di Kementerian Sosial harus diusut tuntas oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

Hal tersebut dinilai pengamat politik, Muslim Arbi kemuculan data tersebut berpotensi terjadi penyalahgunaan atau korupsi.

"Jika laporan Risma ke KPK itu benar adanya, maka itu satu skandal korupsi besar soal bansos yang dilakukan oleh Kemensos, oleh Menteri sebelum Risma," demikian terang Arbi, di Jakarta, Minggu kemarin, 2 Mei 2021.

Lanjut Arbi, KPK harus mengusut tuntas 21 juta data ganda tersebut karena berpotensi dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk kepentingan tertentu. Kalau dilakukan oleh oknum atau partai tertentu, maka sudah pasti untuk kepentingan partainya.

Sebelumnya, Menteri Sosial Tri Rismaharini mendatangi KPK untuk melaporkan 21 juta data ganda penerima bansos yang telah dinonaktifkan sesuai dengan rekomendasi KPK, pada Jumat 30 April 2021 lalu.


Editor: Andyanto