WARNA-WARNI

WN China Masuk Indonesia, Dirjen Imigrasi: Tujuannya Bukan untuk Wisata

Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. (Dok. ANTARA FOTO/FAUZAN)
Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. (Dok. ANTARA FOTO/FAUZAN)

INFO INDONESIA. JAKARTA - Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Jhoni Ginting menegaskan bahwa seluruh warga negara (WN) China yang masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta, sudah memenuhi aturan keimigrasian dan aturan perjalanan internasional pada masa pandemi COVID-19 di Indonesia.
 
Aturan yang dimaksud Jhoni yaitu Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 26 Tahun 2020 tentang Visa dan Izin Tinggal dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru dan Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).
 
"Penanganan setiap warga negara asing yang datang ke Indonesia telah mengikuti aturan Satuan Tugas Penanganan COVID-19. Petugas Imigrasi tidak akan memberikan izin masuk jika para WNA tidak lulus pemeriksaan kesehatan oleh petugas," kata Jhoni dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (7/5/2021).
 
Pemeriksaan kesehatan itu, kata Jhoni, dilakukan petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan (KKP Kemenkes) sesuai protokol kedatangan bagi pelaku perjalanan internasional. Setelah pemeriksaan kesehatan, petugas imigrasi juga akan memeriksa seluruh dokumen perjalanan dan dokumen keimigrasian setiap WNA yang akan masuk ke Indonesia.
 
Jhoni menegaskan bahwa saat ini masih berlaku aturan pelarangan masuk bagi WNA selama masa pandemi COVID-19. Kedatangan para WNA ke Indonesia hanya diizinkan untuk tujuan esensial seperti bekerja di proyek strategis nasional dan objek vital, penyatuan keluarga, bantuan medis dan kemanusiaan serta kru alat angkut.
 
"Terkait kedatangan WNA ke Indonesia, kami sampaikan bahwa mereka yang datang telah memperoleh rekomendasi dari instansi terkait dan akan bekerja di proyek strategis nasional, bukan untuk tujuan wisata," ungkap Jhoni.
 
Hingga saat ini, pelarangan masih berlaku untuk WNA yang ingin datang dengan tujuan wisata. Pemerintah juga telah menghentikan sementara pemberian bebas visa kunjungan serta Visa On Arrival (VOA) sejak awal Maret 2020 untuk mencegah lonjakan penyebaran COVID-19.
 
Sebelumnya, Dirjen Imigrasi mengonfirmasi adanya 85 warga negara China yang tiba di Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta pada Selasa (4/5/2021).
 
Kepala Bagian Humas dan Umum Dirjen Imigrasi Arya Pradhana Anggakara menuturkan bahwa selain puluhan warga negara China, terdapat tiga WNI yang ikut masuk dengan pesawat sewaan yang sama. Angga menjelaskan bahwa puluhan warga negara China dan tiga WNI tersebut mendarat pada Selasa pukul 14.55 WIB dengan pesawat China Southern Airlines (charter flight) dengan nomor penerbangan CZ8353 dari Shenzhen.


Editor: Khairisa Ferida