EKONOMI

Stasiun Bogor Paling Ramai Pengguna Selama Dua Hari Libur Lebaran

Stasiun Bogor
Stasiun Bogor


INFOINDONESIA. BOGOR - Stasiun Bogor menjadi stasiun teramai dan tersibuk bagi pengguna jasa Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line pada hari libur Lebaran 2021 dibanding dengan dengan stasiun lainnya di wilayah Jabodetabek.

VP Corporate Secretary PT Kereta Api Indonesia (KAI), Anne Purba, mengatakan pada hari libur pertama Lebaran, Kamis (13/5/2021), tercatat 226.767 pergerakan pengguna KRL Commuter Line di Jabodetabek.

"Dari jumlah tersebut, Stasiun Bogor menjadi tempat teramai yang dilalui pengguna jasa KRL Jabodetabek," katanya.

Anne menyebutkan dari 226.767 orang pengguna KRL itu, tercatat sebanyak 15.029 orang yang tap-in dan tap-out di Stasiun Bogor. Sedangkan, di Stasiun Manggarai 7.544 orang dan Stasiun Tanah Abang 4.201 orang.

Menurut Anne, KAI Commuter terus melakukan antisipasi layanan KRL Jabodetabek pada masa libur Lebaran 2021 ini. Antisipasi lebih lanjut juga dilakukan sesuai hasil dari kunjungan Menteri Perhubungan ke Stasiun Manggarai pada Jumat hari ini.


Sebelumnya, pada libur Lebaran mulai 6 Mei 2021, KAI Commuter beroperasi terbatas dengan jam operasional mulai pukul 04.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB setiap hari dengan menjalankan 886 perjalanan KRL.

Menurut Anne, untuk mengantisipasi kepadatan pengguna jasa KRL, KAI Commuter mulai Jumat ini mengoperasikan enam jadwal perjalanan kereta tambahan.

Terhadap pengguna jasa KRL Commuter, kata dia, petugas akan tegas mengatur penggunaan masker sesuai aturan dan mengupayakan jaga jarak di antara para pengguna.

Penambahan petugas untuk menertibkan protokol kesehatan juga akan dilakukan di sejumlah stasiun yang berpotensi terjadi kepadatan. Antara lain di Stasiun Tanah Abang, Stasiun Manggarai, Stasiun Pasar Minggu, Stasiun Bogor, serta Stasiun Bekasi.

Pada hari kedua Lebaran, Jumat, terlihat ada peningkatan jumlah pengguna jasa KRL dan umumnya adalah para pengguna musiman. Hingga pukul 10.00 WIB tercatat ada sebanyak 70.906 orang pengguna jasa KRL.

Editor: Rusdiyono