WARNA-WARNI

Volume Penumpang Kereta Api Jarak Jauh Turun Drastis

Kereta Api Jarak Jauh. (Dok PT KAI)
Kereta Api Jarak Jauh. (Dok PT KAI)

JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia melayani 48.810 penumpang selama kebijakan larangan mudik berlaku atau pada periode 6-14 Mei 2021. Penumpang ini merupakan para pelaku perjalanan yang mendapat pengecualian larangan mudik.

“Selama sembilan hari masa peniadaan mudik, KAI telah melayani 48.810 pelanggan non mudik, atau rata-rata 5.423 pelanggan per hari,” kata VP Public Relations KAI, Joni Martinus dalam keterangan tertulis yang dikutip pada Minggu (16/5/2021).

Menurut Joni, rata-rata volume penumpang harian itu turun 85 persen dibandingkan dengan masa pengetatan larangan mudik pada 22 April hingga 5 Mei 2021. Pada peridoe tersebut, penumpang kereta api jarak jauh mecapai 36.435 orang per hari.

“Pelanggan yang berangkat pada masa peniadaan mudik ini benar-benar memang memiliki kepentingan mendesak/non mudik dan telah kami verifikasi. Proses verifikasi berkas-berkas syarat perjalanan kami lakukan dengan teliti, cermat, dan tegas,” jelasnya.

“Pelanggan yang berangkat pada masa peniadaan mudik ini benar-benar memang memiliki kepentingan mendesak/non mudik dan telah kami verifikasi. Proses verifikasi berkas-berkas syarat perjalanan kami lakukan dengan teliti, cermat, dan tegas,” jelasnya.

Selama periode larangan mudik, lanjut Joni, terdapat 6 persen atau 3.295 calon penumpang tidak diizinkan melakukan perjalanan menggunakan kereta api. Alasannya, sebanyak  2.757 orang tidak membawa surat izin perjalanan dan 538 lainnya tidak memiliki surat keterangan negatif COVID-19 yang masih berlaku.


"Selain itu kami harapkan calon pelanggan yang berkasnya sudah lengkap tidak datang terlalu dekat dengan jadwal keberangkatan karena ada proses verifikasi berkas terlebih dahulu. Jika keberangkatan di malam hari, calon pelanggan sudah bisa melakukan verifikasi dari siang harinya,” kata Joni.

"KAI mendukung kebijakan pemerintah terkait peniadaan mudik, dimana selama masa peniadaan mudik Lebaran 6-17 Mei 2021, KAI mengoperasikan 38 perjalanan KA Jarak Jauh hanya untuk melayani orang-orang yang dikecualikan sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah dan bukan untuk kepentingan mudik maupun balik lebaran," tambahnya.

Editor: Khoirur Rozi