DAERAH

Polda Metro Jaya Perpanjang Penyekatan Arus Balik Lebaran Hingga 24 Mei

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Fadil Imran (ketiga dari kanan) memberikan keterangan usai memantau pos penyekatan arus balik di Kedung Waringin, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (16/5/2021). (ANTARA)
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Fadil Imran (ketiga dari kanan) memberikan keterangan usai memantau pos penyekatan arus balik di Kedung Waringin, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (16/5/2021). (ANTARA)

JAKARTA - Polda Metro Jaya memberlakukan operasi penyekatan arus balik hingga 24 Mei 2021. Kebijakan ini untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 usai libur Idulfitri 1442 Hijriyah.

"Namun jika dievaluasi bahwa jumlah pemudik (kembali ke Jabodetabek) cukup banyak bisa diperpanjang kembali hingga tanggal yang akan ditentukan kemudian," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Fadil Imran dikutip dari ANTARA, Minggu (16/5/2021).

Operasi Ketupat Jaya akan berakhir pada 18 Mei 2021. Namun menurut Fadil, perkiraan jumlah warga yang kembali ke Jakarta akan meningkat sehingga operasi penyekatan itu perlu diperpanjang.

Sementara itu, Polda Metro Jaya juga telah menyiapkan 31.000 alat tes usap antigen di pos penyekatan arus balik di wilayah aglomerasi Jabodetabek. Nantinya, akan ada pemeriksaan secara acak terhadap pemudik yang baru pulang dari kampung halaman.

Sementara itu, Polda Metro Jaya juga telah menyiapkan 31.000 alat tes usap antigen di pos penyekatan arus balik di wilayah aglomerasi Jabodetabek. Nantinya, akan ada pemeriksaan secara acak terhadap pemudik yang baru pulang dari kampung halaman.

"Selama tujuh hari kita membutuhkan sekitar 31.000 tes usap antigen," ujarnya.


Bagi warga dari luar kota yang memasuki wilayah Jabodetabek diminta melengkapi surat keterangan negatif COVID-19. Selain itu, Polisi juga akan memeriksa kelengkapan dokumen surat izin keluar masuk (SIKM).

Editor: Khoirur Rozi