TV

Transaksi Digital Meningkat, 96 Kantor Cabang Ditutup



INFO INDONESIA - Meningkatnya transaksi digital oleh nasabah membuat PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk berencana akan menutup 96 kantor cabang di seluruh Indonesia.

Sekretaris Perusahaan BNI, Mucharom mengatakan hal tersebut merupakan 'business as usual', terkait dengan optimalisasi outlet yang ada, pertimbangan bisnis, masa sewa lokasi habis, termasuk implementasi Qonun di Aceh (Konversi ke Syariah). “Outlet outlet tersebut ada yang jenisnya Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu, Kantor Kas, maupun payment point,”

BNI menyebut, transaksi yang dilayani oleh teller di kantor cabang terus mengalami penurunan. Biasanya, satu teller yang dapat melakukan 150 sampai 200 transaksi, saat ini telah berkurang hampir 60 persen.

Namun, kata Mucharom, meski dilakukan penutupan kantor, pihak BNI memastikan tak akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Bahhkan pihaknya mengadakan rekrutmen di beberapa unit kerja

“Kita tidak ada PHK satu karyawan pun. Karyawan yang kebetulan outletnya ditutup dialih fungsikan ke outlet terdekat sesuai kompetensinya. Apalagi kalau terkait implementasi Qonun di Aceh, mereka tetap kerja di situ tetapi dengan entity yang sudah berbeda. Jadi sama sekali Tidak ada PHK,” ungkap Mucharom dalam keterangannya.


Editor: Andyanto