POLHUKAM

Dewan Duta Besar Arab Apresiasi Konsistensi Indonesia dalam Mendukung Palestina

Asap dan api membumbung selama serangan udara Israel di Gaza (12/5/2021). (Dok. Antara FOTO/REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa)
Asap dan api membumbung selama serangan udara Israel di Gaza (12/5/2021). (Dok. Antara FOTO/REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa)


INFO INFONESIA. JAKARTA - Dewan Duta Besar Arab di Indonesia menyampaikan apresiasi atas konsistensi dan peran penting yang dimainkan oleh Indonesia dalam mendukung hak-hak Palestina di semua forum regional dan internasional.

"Kami juga mengapresiasi upaya diplomatik yang dilakukan Indonesia dalam mendukung hak-hak Palestina yang sah dan mengutuk serangan sistematis serta pelanggaran yang dilakukan oleh Israel secara berulang-ulang," demikian disampaikan Dewan Duta Besar Arab di Indonesia lewat pernyataan tertulisnya yang diterima Info Indonesia pada Selasa (18/5/2021).

Pernyataan tersebut disampaikan Dewan Duta Besar Arab di Indonesia dalam rapat luar biasa yang digelar hari ini. Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua Dewan Duta Besar Arab Abdelkader Aziria yang merupakan Duta Besar Republik Demokratik Rakyat Aljazair untuk Republik Indonesia.

Rapat menyoroti sejumlah keputusan yang dicapai dalam pertemuan Dewan Liga Arab setingkat menteri dalam sesi luar biasa yang diadakan pada Selasa (11/5/2021). Dalam keputusannya, Liga Arab memberi penghormatan kepada rakyat Palestina yang heroik atas ketabahan mereka dalam mempertahankan hak-hak mereka dari kebrutalan dan kejahatan serta serangan sistematis yang dilakukan oleh kekuatan pendudukan Israel.

Liga Arab juga mengutuk kejahatan yang dilakukan oleh pasukan pendudukan Israel di tempat-tempat suci di Kota Yerusalem serta di wilayah Palestina yang mereka duduki, pengeboman brutal yang dengan sengaja menargetkan warga sipil dan fasilitas umum serta bangunan sipil di Jalur Gaza serta penggunaan kekuatan yang berlebihan terhadap penduduk Gaza.


Israel, sebut Liga Arab, harus bertanggung jawab atas akibat yang ditimbulkan dari kejahatan dan tindakan yang merupakan pelanggaran terhadap resolusi PBB dan hukum humaniter internasional.


Video Terkait:
Curah Hujan Tinggi di Sumsel, 495 Rumah Warga Terendam Banjir
Editor: Khairisa Ferida