POLHUKAM

Duet Megawati-Prabowo di Pilpres 2024 Kubur Wacana Presiden 3 Periode

Ketua Umum Partai Gerindra saat berkunjung ke kediaman Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. (ANTARA)
Ketua Umum Partai Gerindra saat berkunjung ke kediaman Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. (ANTARA)

JAKARTA – Pengamat politik Hendri Satrio mengungkapkan duet Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo Subianto pada Pilpres 2024 akan menjadi pasangan terkuat. Bahkan menurutnya duet ini dapat “mengubur” wacana menambah masa jabatan presiden jadi tiga periode.

"Duet Mega-Prabowo bakal jadi duet nostalgia dan kuat yang akan mengganggu keinginan kelompok presiden tiga periode usung Jokowi-Prabowo," kata Hendri dalam akun Twitternya, Selasa (8/6/2021).

"Jadi, Duet MegaPro adalah jawaban jitu untuk tidak tiga periode namun tetap bisa menikmati rezim ini tanpa harus repot-repot amandemen UUD," sambungnya.

Potensi duet dua pimpinan partai ini menurut Hendri bisa saja terjadi kembali. Hal ini dilihat dari kebersamaan Megawati dan Prabowo dalam beberapa waktu belakangan menjadi tanda-tanda bahwa keduanya akan maju di 2024.

"Iya, sudah sering terlihat bersama saat ini," jelas Hensat kepada Info Indonesia melalui pesan singkat.


Soal peluang, Hendri berkeyakinan duet Megawati-Prabowo mampu bersaing dengan pasangan lainnya. Menurut pria yang akrab disapa Hensat ini, pesaing terkuat mereka nantinya adalah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Menteri Perekonomiaan, Airlangga Hartarto.

"Kuat dong, kemungkinan pesaingnya Anies-Airlangga. Karena Anies elektabilitasnya tinggi dan Airlangga punya 'tiket'," imbuhnya.

Diketahui sebelumnya,  Megawati diusulkan oleh relawannya, Pro Mega Center, untuk kembali berpasangan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024. Usulan tersebut pun belum secara serius direspons Partai Gerindra.

Editor: Khoirur Rozi