EKONOMI

Indonesia Akan Segera Punya Pusat Data Terbesar Bertaraf Internasional

Proses penutupan atap (topping off) struktur gedung kantor Telkom HDC oleh Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah pada Rabu (9/7/2021). (Dok. bumn.go.id)
Proses penutupan atap (topping off) struktur gedung kantor Telkom HDC oleh Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah pada Rabu (9/7/2021). (Dok. bumn.go.id)

JAKARTA - Pembangunan pusat data skala besar berstandar global milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yakni HyperScale Data Center (HDC) hampir memasuki tahap akhir untuk Campus 1. Finalisasi pembangunan fasilitas berstandar internasional dengan sertifikasi 3 dan 4 ini akan menjadikan kapasitas pengumpulan dan pengolahan data di Indonesia semakin meningkat.

Tahap akhir pembangunan struktur gedung kantor Telkom HDC ditandai dengan dilakukannya proses penutupan atap (topping off) fasilitas tersebut oleh Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah dengan didampingi Direktur Network & IT Solution Telkom Herlan Wijanarko dan Direktur Wholesale & International Service Telkom Bogi Witjaksono pada Rabu (9/7/2021). Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Utama dari PT PP (Persero) Tbk, Direktur Utama PT Arkonin dan CEO IBM Indonesia. 

Penyelesaian pembangunan tahap pertama Telkom HDC sesuai target yang telah ditentukan sejak awal.

Dalam sambutannya di acara penutupan atap tersebut, Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan bahwa pembangunan Telkom HDC menunjukkan semangat Telkom Group untuk terus tumbuh, berinovasi dan menjadi perusahaan terdepan dalam bisnis pusat data serta digital telco. Setelah beroperasi nanti, Telkom HDC akan menjadi salah satu data center berkapasitas terbesar di Indonesia.

"Kehadiran Telkom HyperScale Data Center menunjukkan besarnya kapasitas Telkom untuk menjadi perusahaan digital telco terdepan di Indonesia dan dunia. Ini juga menjadi milestone penting bagi Telkom untuk menjadi pemain utama pada domain digital platform, sejalan dengan langkah transformasi dan visi Telkom menjadi digital telco," ujar Ririek dalam pernyataan tertulis yang dikutip Kamis, (10/6/2021).


Dengan fokus pada peluang untuk mencari tenant baik pemain lokal, regional, hingga internasional, pembangunan Telkom Hyperscale Data Center harus mengakselerasi bisnis platform digital sebagai enabler berbagai layanan dan solusi ICT untuk global player dan korporasi dari berbagai sektor seperti finance & banking, government, private sector, manufacturing, content provider dan global cloud provider," tambahnya.

Kompleks Telkom HDC dibangun dengan konsep ECO (Evolve, Connected, dan Origin). Gedungnya memiliki desain anyaman yang menyimbolkan semangat Telkom untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi, demi menciptakan pengalaman digital terbaik bagi masyarakat.

Direktur Network & IT Solution Telkom Herlan Wijanarko menuturkan bahwa Telkom HDC memiliki banyak kelebihan sebagai kompleks pusat data. Pertama, fasilitas tersebut terhubung dengan seluruh jaringan milik TelkomGroup, membuat cakupan kerja pusat data ini menjadi yang terluas di Indonesia.

Kedua, Telkom HDC memiliki fasilitas penunjang berskala internasional, carrier neutral dan multi services untuk jaringan provider lain. Hal ini memungkinkan Telkom HDC menjadi pilihan utama bagi pelaku usaha di berbagai sektor seperti keuangan, manufaktur dan penyedia layanan komputasi awan, baik domestik maupun asing.

Kehadiran Telkom HDC melengkapi fasilitas pusat data yang dimiliki Telkom sekaligus semakin mengukuhkan dan mempertahankan posisinya sebagai market leader bisnis data center. 

Telkom telah memiliki 26 data center yang terdiri dari lima data center internasional, 18 neuCentrIX serta tiga data center tier 3 dan 4. Dengan adanya dukungan data center yang tersebar di banyak lokasi dan terhubung dengan jaringan broadband maka Telkom menyatakan siap dan mampu mengakomodasi kebutuhan mendatang, seperti kehadiran 5G, teknologi edge blockchain dan kebutuhan masa depan lainnya. Ini menjadi competitive advantage pusat data yang dimiliki Telkom untuk bersaing di bisnis digital platform.

Posisi Telkom sebagai perusahaan terdepan yang menjalankan bisnis pusat data di Indonesia disebut juga semakin kuat dengan selesainya pembangunan Telkom HDC.  

Telkom HDC dibangun di atas lahan seluas 65 ribu meter persegi, berkapasitas total hingga 10.000 rack dan daya listrik sekitar 75 MW. Karena mengusung konsep green data center, Telkom HDC akan menjadi pusat data yang dalam operasionalnya minim menghasilkan emisi gas karbondioksida, dengan memanfaatkan sejumlah pembangkit listrik tenaga gas serta solar panel untuk menjadi sumber listrik area umum dan kantor.

Sejak 2015, Telkom selalu menjadi perusahaan pertama yang mendapatkan sertifikasi bertaraf international (Uptime Sertifikasi Tier 3 & Tier 4) dan Sertifikasi Uptime TCOS untuk Uptime Sertifikasi Operasional satu-satunya di Indonesia.

"Kami yakin keberadaan Telkom HyperScale Data Center dapat berdampak besar terhadap upaya meningkatkan jumlah korporasi yang go digital dan berdaya saing di era digital seperti sekarang. Hal ini juga meneguhkan posisi Telkom sebagai perusahaan telekomunikasi dan penyedia layanan digital terdepan di Indonesia," ujar Ririek.

Editor: Khairisa Ferida