DAERAH

Pemprov DKI Izinkan Live Music, Tapi Ada Syaratnya

Ilustrasi live music. (Unsplash.com)
Ilustrasi live music. (Unsplash.com)

INFO INDONESIA. JAKARTA - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta membuka kemungkinan untuk mengizinkan pagelaran musik secara langsung (live music) di hotel dan restoran. Namun, penyelenggara harus memenuhi syarat yang telah ditentukan.

"Syarat-syarat itu harus dipenuhi dan kita akan awasi pelaksanaannya," kata Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Disparekraf DKI Jakarta, Iffan dikutip dari ANTARA, Kamis (10/6/2021).

Iffan menjelaskan, syarat yang harus dipenuhi antara lain penyelenggara harus legalitas Tanda Daftar
Usaha Pariwisata (TDUP), termasuk izin menggelar live music.

"Kedua, ada partisinya (pembatas) 'flexyglass', penonton enggak boleh nimbrung nyanyi dan melantai serta harus jaga jarak," ujarnya.

Kemudian, syarat lainnya adalah jumlah personel grup musik harus menyesuaikan luas panggung. Ia juga menekankan tiap personel wajib jaga jarak.


"Live music menyesuaikan dengan luas panggung. Intinya dimaksimalkan tapi tetap jaga jarak, pakai 'face shield' kalau vokalis, yang lain diharapkan pakai masker," jelasnya.

Meski demikian, Iffan menyebutkan bahwa ketentuan untuk melampirkan hasil tes COVID-19 bagi personel, belum masuk pada syarat-syarat yang di tentukan.

"Kita mau ke arah situ (akan segera diatur). Yang sudah main itu diharapkan kesadaran ke lokasi masing-masing. Dan Disparekraf akan menegaskan dalam waktu dekat," kata Iffan.

Untuk diketahui, Pemprov DKI Jakarta telah mengizinkan kembali penyelenggaraan live music di restoran dan hotel. Izin tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Nomor 381 Tahun 2021.

Editor: Khoirur Rozi