WISATA

Festival Kampung Nelayan Tomalou

Foto: Antara
Foto: Antara

TERNATE - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Maluku Utara (Malut) menggelar Festival Kampung Nelayan Tomalou (FKNT) bersama berbagai elemen pemuda di Kota Tidore Kepuluan (Tikep) bersiap menggelar Festival Kampung Nelayan Tomalou (FKNT) yang dijadwalkan pada September 2021.

Festival tersebut diselenggarakan sebagai upaya melestarikan tradisi masyarakat yang mayoritas nelayan.

"Kami telah melakukan konsolidasi dalam rangka menyukseskan FKNT yang awalnya dijadwalkan penyelenggaraannya pada Maret 2021, tetapi ditangguhkan karena pandemi COVID -19," kata Ketua Panitia FKNT, Abdullah Dahlan, dikutip dari ANTARA, Senin 14 Juni 2021.

Abdullah mengungkapkan, FKNT 2021 ini merupakan  bagian dari hajatan Tomalou Luar, khususnya di Tidore yang kepanitiaannya berasal dari berbagai pemuda tersebar di Kota Tikep yang dijaring aspirasi,ide dan gagasan sebagai bentuk partisipasi dalam rangka menyukseskan FKNT.

Abdullah mengungkapkan, FKNT 2021 ini merupakan  bagian dari hajatan Tomalou Luar, khususnya di Tidore yang kepanitiaannya berasal dari berbagai pemuda tersebar di Kota Tikep yang dijaring aspirasi,ide dan gagasan sebagai bentuk partisipasi dalam rangka menyukseskan FKNT.

"Aspirasi, i ide dan gagasan itu didiskusikan agar penyelenggaraan FKNT idealnya seperti apa, makanya beberapa ide yang muncul, seperti membuat seminar  nelayan dengan mengagendakan mengundang kademisi, sejarawan, dan budayawan di Malut ," ungkap Abdullah.


Dia mengharapkan festival yang diusulkan para pemuda ini bisa dilaksanakan di seluruh Kota Tikep dengan tujuan agar setiap kampung bisa menulis riwayat masing - masing. 

Sebagai masukan dan saran kepada Pemkota Tikep melalui Bappelitbang agar bisa merampungkan semua cerita sejarah kampung selanjutnya dibukukan agar menjadi pegangan bagi generasi muda di daerah ini.

Sebelumnya, Dinas Kelautan dan Perikanan Malut menyatakan komitmennya untuk mendukung perhelatan FKNT dalam upaya melestarikan tradisi masyarakat Tomalou sebagai kawasan kampung nelayan dan mendukung pengembangan pariwisata setempat.

Editor: Andyanto