WARNA-WARNI

Arab Saudi Umumkan Batasi Pelaksanaan Haji, DPR: Sudahi Spekulasi

Ilustrasi pelaksanaan ibadah haji. (Dok. Pixabay)
Ilustrasi pelaksanaan ibadah haji. (Dok. Pixabay)

JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad berharap spekulasi soal ibadah haji segera berakhir menyusul pengumuman otoritas Arab Saudi yang membatasi pelaksanaan haji tahun ini hanya bagi calon jemaah yang berada di wilayahnya.

"Kita lihat kan tidak ada satu negara pun yang diberikan kuota haji sehingga saya harap spekulasi apapun yang berkembang di masyarakat tentang haji ini agar diakhiri. Mari sama-sama kita konsentrasi dalam menghadapi pandemi COVID-19," ujar Dasco di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (14/6/2031).

Dasco mengatakan, keputusan Arab Saudi tentu sudah melalui pertimbangan matang. 

"Saya pikir keputusan pemerintah Arab Saudi itu adalah hak pemerintah saudi dan itu memang diperhitungkan dengan matang di masa pandemi ini," tutur Dasco.

Riyadh telah mengumumkan bahwa pelaksanaan Haji 1442 Hijriah hanya diizinkan untuk diikuti oleh warga negaranya dan warga negara asing (ekspatriat) yang tinggal di Arab Saudi. Kesehatan menjadi pertimbangan utama Arab Saudi menerapkan kebijakan tersebut.


"Pemerintah Saudi mengumumkan haji hanya dibuka untuk domestik dan ekspatriat saja. Dengan menimbang keselamatan dan keamanan jemaah dari ancaman COVID-19 yang belum reda. Sebagaimana Pemerintah RI, keselamatan dan keamanan jemaah, selalu menjadi pertimbangan utama," kata Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Oumas melalui keterangan tertulisnya, Minggu (13/6/2021).

Editor: Khairisa Ferida