POLHUKAM

Komnas HAM Panggil BIN, BNPT, dan Bais TNI Terkait Masalah TWK

Anggota Komnas HAM Bidang Pemantauan dan Penyelidikan, Mohammad Choirul Anam.(ANTARA)
Anggota Komnas HAM Bidang Pemantauan dan Penyelidikan, Mohammad Choirul Anam.(ANTARA)

JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memanggil tiga lembaga pemerintah terkait polemik tes wawasan kebangsaan (TWK) pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ketiga lembaga tersebut adalah Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI, Badan Intelijen Negara (BIN), dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

"Kami mohon kepada semua pihak untuk datang ke Komnas HAM agar semakin terang informasi dan peristiwanya serta semakin jelas duduk persoalannya," kata anggota Komnas HAM Bidang Pemantauan dan Penyelidikan, Mohammad Choirul Anam dikutip dari Antara, Selasa (22/6/2021).

Menurut Choirul, keterangan dari ketiga pihak tersebut akan memudahkan Komnas HAM dalam mengeluarkan rekomendasi terkait masalah TWK.

“Kami mohon kepada semua pihak untuk datang ke Komnas HAM agar semakin terang informasinya, semakin terang peristiwanya, dan semakin jelas duduk soalnya,” ujarnya.

“Kami mohon kepada semua pihak untuk datang ke Komnas HAM agar semakin terang informasinya, semakin terang peristiwanya, dan semakin jelas duduk soalnya,” ujarnya.

Selain memanggil lembaga pemerintah, Komnas HAM juga bakal mendatangkan para ahli di bidang hukum, psikologi, dan nilai-nilai kebangsaan. Para ahli ini rencananya akan datang ke Komnas HAM pekan depan.


“Kami juga akan agendakan dengan ahli. Jadi seperti yang kemarin kami bilang, ada ahli yang sedang dinegosiasikan waktunya,” kata Choirul.

Untuk diketahui, sebanyak 75 pegawai KPK yang tidak lolos TWK datang ke Komnas HAM pada 24 Mei lalu. Mereka melaporkan dugaan pelanggaran HAM dalam proses tes tersebut.

Merespons hal itu, Komnas HAM pun sebelumnya telah memanggil sejumlah pihak, di antaranya Pimpinan KPK Nurul Ghufron dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana.

Editor: Khoirur Rozi