POLHUKAM

MUI Imbau Masyarakat di Zona Merah Gelar Salat Iduladha di Rumah Masing-masing

Salat Iduladha 1441 Hijriah di Masjid Raya Darussalaam, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Jumat (31/7/2020). (ANTARA)
Salat Iduladha 1441 Hijriah di Masjid Raya Darussalaam, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Jumat (31/7/2020). (ANTARA)

JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau masyarakat di zona merah COVID-19 menggelar Salat Iduladha di rumah. Imbauan ini untuk mencegah potensi penularan penyakit tersebut.

"Salat Iduladha sebaiknya di rumah jika terdapat pada zona yang tak terkendali atau zona merah," ujar Sekretaris Jenderal MUI, Amirsyah Tambunan dikutip dari ANTARA, Rabu (23/6/2021).

Amirsyah mengatakan imbauan ini merujuk pada Fatwa MUI Nomor 36 Tahun 2020. Selain itu, salat Iduladha di rumah juga sesuai surat edaran Kementerian Agama.

Sedangkan untuk wilayah di luar zona merah, MUI menyarankan Salat Iduladha digelar di lapangan terbuka. Protokol kesehatan juga wajib diterapkan saat salat berjemaah.

Sedangkan untuk wilayah di luar zona merah, MUI menyarankan Salat Iduladha digelar di lapangan terbuka. Protokol kesehatan juga wajib diterapkan saat salat berjemaah.

"Zona hijau atau yang terkendali silakan dengan protokol kesehatan yang ketat seperti pakai masker dan cuci tangan serta jaga jarak aman," ujarnya.


MUI juga meminta Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) untuk berkoordinasi dengan satuan tugas penanganan COVID-19 setempat. Langkah ini diperlukan sebagai pengawasan penerapan protokol kesehatan serta pemetaan zonasi penularan COVID-19.

"Saya menyerukan pihak Satgas masih ada waktu untuk mempersiapkan konsolidasi antara kecamatan, kelurahan, RT/RW sehingga kita berada di satu persepsi yang sama. Memantapkan pemahaman kita bagaimana menegakkan protokol kesehatan," imbuhnya.

Editor: Khoirur Rozi