POLHUKAM

Polri: Kritik Bukan Tindak Pidana

Ilustrasi media sosial. (Dok. Pixabay)
Ilustrasi media sosial. (Dok. Pixabay)


JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri memastikan kepolisian tidak akan menindak orang-orang yang melontarkan kritik melalui media sosial (medsos). Pasalnya, kritik tidak termasuk dalam tindak pidana.

"Kritik bukan tindak pidana," tulis akun Twitter resmi Siber Polri @CCICPolri.

Siber Polri merinci unsur apa saja yang masuk dalam tindak pidana. Misalnya, fitnah, penghinaan, hoaks atau berita bohong, ujaran kebencian, provokasi, hingga pencemaran nama baik.

Masyarakat diingatkan untuk tetap menyaring segala informasi apabila ingin membagikannya. 

"Saring sebelum sharing. Bijaklah dalam bermedsos," twit @CCICPolri.


Kritik bukan tindak pidana.

Yang termasuk tindak pidana:

1. Fitnah
2. Penghinaan
3. Berita bohong
4. Ujaran kebencian
5. Provokasi
6. Pencemaran nama baik

Saring sebelum sharing..
Bijaklah dalam bermedsos..

— SiberPolri (@CCICPolri) June 29, 2021
Editor: Khairisa Ferida