POLHUKAM

Penumpang KRL Wajib Pakai Masker Ganda atau N95 Mulai Hari Ini

Pengumuman KAI Commuter soal penumpang wajib mengenakan masker ganda atau N95 mulai Senin (5/7/2021). (Dok. krl.co.id)
Pengumuman KAI Commuter soal penumpang wajib mengenakan masker ganda atau N95 mulai Senin (5/7/2021). (Dok. krl.co.id)


JAKARTA - KAI Commuter mencatat jumlah pengguna kembali menurun pada awal pemberlakuan PPKM Darurat akhir pekan ini. Pada Sabtu (3/7/2021), volume pengguna KRL hanya 198.474 pengguna atau turun 24,3 persen dibanding Sabtu pekan lalu. Sementara pada Minggu (4/7/2021), hingga pukul 12:00 WIB volume pengguna KRL mencapai 59.152 atau turun 25 persen dibanding hari Minggu pekan lalu.

KAI Commuter mengapresiasi kesadaran masyarakat dan pengguna KRL yang mengikuti imbauan pemerintah dengan tetap melakukan berbagai aktivitas dari rumah. Para pengguna yang masih harus naik KRL juga diminta tetap patuh dengan protokol kesehatan yang berlaku.

Sebagai upaya tambahan untuk memaksimalkan perlindungan bagi sesama pengguna maupun terhadap petugas, KAI Commuter mulai Senin (5/7/2021) mewajibkan semua orang yang memasuki area stasiun memakai masker ganda atau masker N95. 

Selama tiga hari mendatang KAI Commuter masih akan melakukan sosialisasi untuk kewajiban masker ini dengan membantu menyediakan masker bagi pengguna di sejumlah stasiun. Setelah masa sosialisasi selama tiga hari, setiap orang yang memasuki area stasiun wajib menggunakan masker ganda atau masker N95.

Selama masa PPKM Darurat, KAI Commuter juga melakukan rekayasa pola operasi menyesuaikan dengan aturan yang berlaku. Rekayasa operasi berkaitan dengan jam operasional KRL Jabodetabek menjadi pukul 04.00 – 21.00 WIB dengan 956 perjalanan KRL per hari. Sementara KRL Yogyakarta – Solo jam operasionalnya menjadi pukul 05.05 – 18.30 WIB dengan 20 perjalanan KRL per hari.


Selain itu, KAI Commuter juga akan menyesuaikan layanan dan operasional KRL khusus di Stasiun Maja, Citeras dan Rangkasbitung. Selama masa PPKM Darurat, KRL hanya melayani naik-turun pengguna di Stasiun Maja, Citeras dan Rangkasbitung pada pagi hari pukul 04.00 – 07.30 WIB dan sore hari pukul 16.15 – 19.15 WIB. Penyesuaian layanan ini sesuai Surat dari Bupati Lebak nomor 440/2410-GT/VI/2021.

Selanjutnya, pada masa PPKM Darurat KAI Commuter juga memperketat pembatasan jumlah pengguna KRL pada tiap kereta atau gerbongnya. Jumlah pengguna KRL yang dapat berada di dalam satu kereta pada satu waktu adalah 52 orang atau 32 persen dari kapasitas tiap keretanya, berkurang dari yang sebelumnya sejumlah 74 orang atau sekitar 40 persen dari kapasitas. Dengan aturan pembatasan jumlah pengguna yang baru ini maka petugas akan membatasi lebih ketat jumlah pengguna sejak memasuki stasiun, masuk gate, hingga menunggu kereta di area peron.

KAI Commuter terus melanjutkan tes acak antigen di stasiun bagi calon pengguna. Pada masa PPKM Darurat, tes acak berlangsung di Stasiun Rangkasbitung, Bogor, Cikarang, Bekasi, Tangerang, Manggarai, Tanah Abang, serta Solo Balapan dan Yogyakarta. 

Bagi calon pengguna yang hasil tes acaknya reaktif maka akan diminta menunggu di area isolasi di luar gate stasiun. Calon pengguna menunggu di area tersebut sementara petugas menghubungi puskesmas terdekat. Selama menunggu, calon pengguna yang reaktif akan dilengkapi dengan sanitasi pribadi antara lain masker dan hand sanitizer untuk meminimalkan kemungkinan penularan.

Editor: Khairisa Ferida