POLHUKAM

Kemenhub Keluarkan Aturan Baru Perjalanan di Jabodetabek Selama PPKM Darurat

Penyekatan jalan di DKI Jakarta. (ANTARA)
Penyekatan jalan di DKI Jakarta. (ANTARA)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menerbitkan perubahan dua surat edaran (SE) untuk memperketat perjalanan menggunakan transportasi umum dan pribadi saat PPKM Darurat. Perubahan ini bertujuan mengurangi mobilitas khususnya di kawasan aglomerasi.

Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati mengatakan, perubahan aturan ini berdasarkan keputusan rapat bersama instansi terkait, termasuk pemerintah daerah.

“Perubahan SE ini merupakan hasil dari rapat koordinasi yang dipimpin oleh Menhub bersama Kakorlantas, Dinas Perhubungan se-Jabodetabek, Satgas Penanganan COVID-19, terkait pengetatan syarat perjalanan di kawasan aglomerasi,” katanya, Jumat (9/7/2021).

Adapun kedua perubahan SE tersebut ada di sektor perhubungan darat dan perkeretaapian. Pertama, SE Menhub Nomor 49 Tahun 2021 tentang perubahan atas SE Menhub Nomor 43 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Darat pada Masa Pandemi COVID-19.

Kedua, SE Menhub Nomor 50 Tahun 2021 tentang Perubahan atas SE Menhub Nomor 42 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi COVID-19.


Secara umum, ada dua poin perubahan di dalam SE tersebut. Pertama, perjalanan rutin dengan moda transportasi darat hanya berlaku untuk kepentingan sektor esensial dan sektor kritikal, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kedua, perjalanan tersebut wajib dilengkapi dengan persyaratan dokumen berupa Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) atau surat keterangan yang dikeluarkan pemerintah daerah. Bisa juga surat tugas yang ditandatangani oleh pimpinan perusahaan atau pejabat minimal eselon 2 (untuk pemerintahan) dan berstempel/cap basah atau tanda tangan elektronik.

“Kedua SE ini berlaku efektif mulai Senin, 12 Juli 2021, untuk memberikan kesempatan kepada operator untuk kesiapan dan sosialisasi kepada calon penumpang dan masyarakat,” ujar Adita.

Editor: Khoirur Rozi