OLAHRAGA

Lima Fakta Memukau Dari Kemenangan Italia Atas Inggris di Final Euro 2020

Italia mengatasi Inggris dalam pertandingan final UEFA EURO 2020 di Stadion Wembley di London, 11 Juli 2021. (Michael Regan/POOL/AFP)
Italia mengatasi Inggris dalam pertandingan final UEFA EURO 2020 di Stadion Wembley di London, 11 Juli 2021. (Michael Regan/POOL/AFP)

JAKARTA - Tim nasional (Timnas) Italia sukses menjadi kampiun juara Euro 2020.

Anak buah Mancini mempermalukan Inggris di final lewat adu penalti, setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal dan waktu tambahan, Senin (12/7/2021) dini hari.

Bertanding di Stadion Wembley, London, Inggris sebenarnya unggul cepat setelah Luke Shaw mencetak gol ketika laga berjalan belum genap dua menit. Keunggulan 1-0 bertahan hingga jeda babak pertama.

Memasuki babak kedua, Italia berhasil menyamakan kedudukan usai bek tengah Leonardo Bonucci memanfaatkan kemelut di depan gawang Jordan Pickford pada menit ke-67.

Setelah bermain imbang 1-1 hingga waktu normal dan babak tambahan 2x15 menit, pertandingan berlanjut ke adu penalti.


Dalam adu penalti tersebut, Italia keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2 usai Domenico Berardi, Federico Bernardeschi, dan Leonardo Bonucci sukses menyelesaikan tugasnya sebagai algojo. Sementara kubu Inggris, hanya Harry Maguire dan Harry Kane saja yang berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik.

Dari laga penuh drama tersebut, nyatanya terdapat banyak fakta menarik yang tercipta. Berikut deretan fakta usai Italia mempermalukan Inggris di final Euro 2020.

1. Luke Shaw Cetak Gol Tercepat di Final Euro
Seperti sudah disinggung di awal, Inggris memang sempat mengungguli Italia berkat gol kilat bek kiri Luke Shaw. Ya, laga berjalan kurang dari dua menit, pemain Manchester United itu melepaskan tembakan usai mendapat umpan lambung dari Kieran Trippier.

Lebih rinci, gol cepat Shaw diciptakan saat laga baru berjalan 1 menit 57 detik. Mengutip dari Opta, gol tersebut jadi gol tercepat yang pernah dibuat oleh pemain di final Euro atau Piala Eropa.

2. Leonardo Bonucci Jadi Pencetak Gol Tertua di Final Euro
Tidak hanya gol Inggris, gol penyeimbang Italia yang dicetak oleh Leonardo Bonucci ternyata juga memiliki catatan bersejarah tersendiri.

Bek Juventus itu menjadi pemain tertua yang sukses mencetak gol di final Euro dengan usia 34 tahun dan 71 hari. Catatan tersebut mengalahkan rekor sebelumnya yang dibuat oleh Bernd Holzenbein pada 1976 dengan usia 30 tahun dan 103 hari.

3. Gianluigi Donnarumma, Kiper Pertama yang Jadi Pemain Terbaik Piala Eropa
Penampilan Gianluigi Donnarumma sepanjang Euro 2020 memang tak diragukan lagi. Bahkan dalam laga final, dia berhasil mementahkan dua tendangan penalti pemain The Three Lions, yakni Jadon Sancho dan Bukayo Saka. Penampilan gemilangnya di tujuh pertandingan dan hanya kebobolan empat gol, menjadikan Donnarumma sebagai pemain terbaik Euro 2020.

Pencapaian itu membuat dirinya dinobatkan sebagai kiper pertama yang meraih penghargaan tersebut sejak diresmikan oleh UEFA pada 1996. Sebelumnya, legenda Denmark Peter Schmeichel sejatinya pernah menjadi pemain terbaik Piala Eropa pada 1992, namun kalanitu dirinya menjadi pemenang tidak resmi.

4. Gelar Perdana Roberto Mancini di Tim Nasional
Roberto Mancini memang terkenal sebagai salah satu pelatih berpengalaman dan terbaik di dunia. Kemampuannya sudah terbukti ketika membawa Manchester City menjadi juara Liga Inggris dan Inter Milan sebagai juara Liga Italia.

Namun, sebagai pelatih timnas, Mancini bisa dibilang pendatang baru. Ya, dia baru mengambil pekerjaan tersebut pada 2018 sebagai pelatih Timnas Italia. Selama tiga tahun, kini Mancini akhirnya sukses mempersembahkan gelar Euro 2020 sekaligus menjadi gelar perdananya sebagai pelatih timnas.

5. Gelar Kedua Italia di Piala Eropa
Kemenangan Italia atas Inggris di final Euro 2020 membuat mereka sukses merengkuh gelar kedua Piala Eropa sepanjang sejarah.

Sebelumnya, Gli Azzurri menjadi juara yang terbaik di Eropa untuk pertama kalinya pada 53 tahun silam, tepatnya di ajang Euro 1968. Kala itu, Italia bermain imbang 1-1 dengan Yugoslavia di pertandingan pertama, dan mengalahkannya di laga kedua dengan skor 2-0 di kandang sendiri.

Editor: Halomoan