WARNA-WARNI

Denny Siregar-Ade Armando Disebut Utang Nyawa ke Puluhan Ribu Korban COVID-19



JAKARTA - Sebuah video berisi potongan komentar lama dari Denny Siregar dan Ade Armando, viral di media sosial.

Dalam video editan yang menggabungkan pernyataan kedua influencer pro-pemerintah itu, tertangkap kesan menyepelekan COVID-19. Keduanya berbicara untuk kanal Youtube CokroTV.

Dari penelusuran redaksi, video pernyataan Ade Armando diunggah pada 5 Maret 2020 dan sudah disaksikan lebih dari 172 ribu penonton. Sedangkan video Denny Siregar diduga kuat juga direkam di masa awal penyebaran virus corona di Tanah Air.

Dalam video yang viral, awalnya terlihat Denny Siregar sedang membahas “isu corona” yang berpotensi liar dan berdampak nasional, terutama merugikan sektor pariwisata yang jadi andalan pemerintah. Ia menampilkan kliping pemberitaan soal anjloknya jumlah turis asing dan lesunya pariwisata di Bali akibat isu pandemi COVID-19.

Denny mengatakan, pemerintah mengucurkan dana ratusan miliar untuk diskon tiket pesawat supaya pariwisata terselamatkan. Jokowi juga mengucurkan dana Rp72 miliar untuk membayar influencer terkenal dari luar negeri untuk mempromosikan pariwisata nasional,


“Isu virus corona itu berdampak nasional, ekonomi bisa goyah, dan ini yang harus dijaga pemerintah. Karena itu tepat sekali kalau harus presiden sendiri yang mengumumkan masalah virus corona ini. ISu ini tidak boleh menjadi liar karena dampaknya bisa mengganggu perkonomian nasional,” kata Denny saat itu.

Di potongan video lain, Ade Armando mengajak penontonnya untuk tidak “lebay" soal virus corona. Menurutnya, virus corona tidak akan berdampak fatal. Sebuah kesimpulan yang saat ini bisa terbantahkan oleh jumlah kasus kematian di Tanah Air yang per hari ini sudah melampaui 70.000 kasus.

“Kalau saya kena virus corona ya saya sakit. Tapi sakit yang biasa-biasa saja. Paling meriang, demam, batuk, sesak napas, pilek kali ya. Ya kayak gitulah. No big deal, kata anak sekarang santuy aja. Kalau saya kena corona, tentu saja akan dirawat tapi nggak lama lah. Terus hidup normal lagi ,” celoteh Ade Armando (klik di sini).

Dari penelusuran redaksi, video itu mulai ramai dibicarakan warganet setelah diunggah akun Twitter @panca66 milik politikus Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana, pada Sabtu (17/7/2021) malam. Ia menyertakan komentar pada unggahan video tersebut.

"Duo kon**l @Dennysiregar7 dan @adearmando1 ini lah yang di awal virus corona mengabaikan pendapat epidemolog dan ahli kesehatan. Dengan gayanya yang sok meyakinkan mengabaikan pendapat para ahli. Loe berdua berhutang ke nyawa puluhan ribu orang yang meninggal karena corona!!!,” tulis @panca66.

Video yang diunggah @panca66 mendapat perhatian dari ekonom senior, Rizal Ramli. Via akun @RamliRizal, mantan Menko Kemaritiman itu menyindir keras Denny Siregar dan Ade Armando dengan menyebut mereka “dukun voodoo".

"Baru tahu kedua orang ini pintar ngomong berbayar Tapi keblinger-nya luar biasa! Inilah hoax yg merugikan masyarakat, illusi palsu, penganjur Voddoo logics. Pantas science diabaikan oleh Pemerintah, kepincut sama dukun2 Voddo,” tulis Rizal.


Video Terkait:
Ade Armando: Fitnah Apa?
Editor: Halomoan