POLHUKAM

Mengancam UI, PP 75/2021 Jangan Dicuekin!

Kelompok mahasiswa Universitas Indonesia terlibat dalam Kegiatan Rapat Akbar Gerakan Anti Korupsi Nasional, pada 2015. (Tempo/Imam Sukamto)
Kelompok mahasiswa Universitas Indonesia terlibat dalam Kegiatan Rapat Akbar Gerakan Anti Korupsi Nasional, pada 2015. (Tempo/Imam Sukamto)


JAKARTA - Pengunduran diri Rektor Universitas Indonesia (UI), Ari Kuncoro, dari jabatan Wakil Komisaris Utama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) adalah momen tepat untuk membatalkan Peraturan Pemerintah 75/2021 tentang Statuta UI.

Demikian disampaikan Anggota Komisi X DPR RI, Himmatul Aliyah, dalam keterangan persnya, Jumat (23/7/2021).

Selama beberapa waktu terakhir, kemunculan PP 75/2021 yang menggantikan revisi PP 68/2013 mendapat kritik keras dari publik. Sebab, dalam peraturan tersebut, terdapat pasal yang mengizinkan seorang rektor UI untuk rangkap jabatan Komisaris BUMN.

"Langkah pengunduran diri ini menjadi momentum untuk membatalkan PP Nomor 75 Tahun 2021 tersebut karena Statuta UI yang baru tidak sejalan dengan UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi," ujar Himmatul Aliyah.

Himmatul mengutip Pasal 8 Ayat (1) UU Perguruan Tinggi yang menyebutkan, "Dalam penyelenggaraan Pendidikan dan pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi berlaku kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik, dan otonomi keilmuan".


Menurut politikus Partai Gerindra ini, kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik, dan otonomi keilmuan dapat tercapai jika perguruan tnggi memiliki otonomi dalam mengelola sendiri lembaganya, baik otonomi bidang akademik maupun non-akademik.

"Statuta UI yang baru yang memungkinkan rektor UI merangkap jabatan sebagai komisaris BUMN dapat mengancam otonomi UI dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi sekaligus menghambat UI dalam berperan sebagai kekuatan moral yang mensyaratkan kemandirian lembaga," jelas Himmatul.

Meski begitu, Himmatul tak lupa memberikan apresiasi kepada Ari Kuncoro yang sudah bersedia mengundurkan diri. Menurutnya, keputusan itu sebuah langkah baik di tengah polemik rangkap jabatan Rektor UI.

Dengan pengunduran diri tersebut, baik UI maupun Bank BRI sebagai organisasi penyelenggara pelayanan publik, diharapkan dapat lebih fokus dalam menyelenggarakan pelayanan publik yang layak sesuai dengan asas-asas umum pemerintahan dan korporasi yang baik.

"Langkah pengunduran diri tersebut diharapkan juga menjadi penegasan sikap UI untuk kembali kepada misi utama pendidikan tinggi, yakni mencari, menemukan, menyebarluaskan, dan menjunjung tinggi kebenaran,” ucapnya.

Editor: Halomoan