POLHUKAM

Pesawat Tempur F-16 Pantau Selat Malaka dan Karimata, Ada Apa?

Pesawat tempur F-16 yang bermarkas di Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin, Patroli di Selat Malaka dan Karimata. (ANTARA)
Pesawat tempur F-16 yang bermarkas di Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin, Patroli di Selat Malaka dan Karimata. (ANTARA)

PEKANBARU - Pesawat Tempur F-16 dari Skuadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, berpatroli di sekitar Selat Malaka dan Selat Karimata. Patroli udara ini bertujuan memantau kondisi pulau-pulau terluar Indonesia.

"Operasi patroli udara untuk pengamanan dan pemantauan kondisi terkini pulau-pulau terluar wilayah Indonesia barat, di antaranya Pulau Berhala, Pulau Batu Mandi, dan Pulau Rupat, Provinsi Riau," kata Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Andi Kustoro dikutip dari Antara, Sabtu (31/7/2021).

Andi mengatakan, berdasarkan pemantauan udara tersebut, kondisi pulau terluar masih aman. Belum ditemukan pelanggaran wilayah dan potensi ancaman di udara dan permukaan.

Andi menyebutkan seluruh anggota Skuadron Udara 16, yakni penerbang dan "ground crew" untuk mempersiapkan pelaksanaan operasi dengan sepenuh hati agar hasil yang dicapai lebih maksimal.

"Meski operasi dilakukan pada masa pandemi, diharapkan para prajurit Skuadron Udara 16, terutama untuk para penerbang dminta tetap semangat demi Indonesia tercinta," katanya.


"Operasi Patroli Udara dengan Sandi Operasi Lintas Rajawali-21 dilaksanakan secara terjadwal sepanjang tahun di bawah kendali Komando Operasi TNI AU I sesuai dengan tatanan tugas dan tanggung jawab TNI AU," sambungnya.

Dalam operasi pesawat termpur tersebut, Komandan Skuadron Udara 16 Letkol Pnb Andri Setyawan ST MMOAS bertindak sebagai "flight leader" dalam Operasi Lintas Rajawali-21 dan tidak ditemukan kendala selama patroli.

Editor: Khoirur Rozi