POLHUKAM

Ingat, Jangan Ada Pemotongan Bansos

Menko PMK, Muhadjir Effendy, mengecek distribusi bansos di Kabupaten Sukabumi, Selasa (3/8/2021). (Kemenko PMK)
Menko PMK, Muhadjir Effendy, mengecek distribusi bansos di Kabupaten Sukabumi, Selasa (3/8/2021). (Kemenko PMK)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, mengingatkan perangkat kelurahan/desa dan RT/RW tidak melakukan pemotongan nominal bantuan sosial.

Hal tersebut disampaikan Muhadjir saat mengecek distribusi bansos di Desa Sukamantri, Kecamatan Cisaat dan Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Selasa (3/8/2021).

"Pokoknya tidak boleh ada pemotongan, semuanya harus disampaikan kepada yang berhak. Ingat ini orang lagi susah, jangan memanfaatkan orang susah untuk kepentingan pribadi ya," jelasnya dalam siaran pers, Rabu (4/8/2021).

Dalam kunjungannya itu, Muhadjir melihat sudah banyak keluarga kurang mampu menerima bansos. Namun, di Desa Sukamantri ia masih menemui warga kurang mampu dan penyandang disabilitas tetapi tidak menerima bansos. Bahkan, saat berada di Desa Sukaraja, Muhadjir menemui ada warga miskin tidak menerima satupun dari skema bansos yang ada. 

Oleh karena itu, ia meminta pemerintah daerah mencatat warga yang tidak terdata agar segera diusulkan untuk masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Menurut Muhadjir, hal itu perlu dilakukan supaya warga yang membutuhkan bisa menerima skema bantuan sosial dari pemerintah. 


"Saya pesan kepada pemerintah daerah utamanya perangkat desa agar betul-betul melihat warganya agar jangan sampai kelewatan tidak mendapatkan bantuan," katanya.

Lebih lanjut, Muhadjir menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya membantu semua warga yang membutuhkan bantuan di masa pandemi COVID-19. 

"Kalau dia belum terjangkau oleh bantuan Kemensos, itu ada bantuan dari dana desa atau kelurahan. Kalau belum juga, bupati, wali kota juga menyediakan anggaran dana refocusing APBD," tandasnya.

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo