POLHUKAM

Kemenkes Diminta Selesaikan Penyuntikan Vaksin Lengkap Sebelum Berikan Booster

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo.
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo.


JAKARTA – Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo atau akrab disapa Bamsoet meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) fokus menyelesaikan penyuntikan dua dosis vaksin COVID-19. Menurutnya, dua dosis tersebut perlu diselesaikan terlebih dahulu sebelum memberikan vaksin booster untuk masyarakat umum.

“Rampungkan target pemberian vaksin dosis pertama dan kedua terlebih dulu demi tercipta herd immunity (kekebalan kelompok) sebelum pemberian booster akan dilaksanakan,” kata Bamsoet dalam keterangan tertulis, Kamis (26/8/2021).

Hal itu disampaikan Bamsoet menyusul rencana Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin yang ingin memberikan vaksin booster pada awal 2022.

Terkait itu, Ketua MPR RI meminta Kemenkes membuat kajian yang lengkap termasuk perhitungan yang jelas mengenai rencana vaksin dosis ketiga berbayar itu.

“Pemerintah harus menjelaskan dasar atau alasan dari rencana penerima vaksin dosis ketiga nantinya secara gratis, yaitu hanya penerima bantuan iuran/PBI saja,” ujarnya.


Di samping itu, Bambang Soesatyo meminta pemerintah memberi penjelasan kepada masyarakat mengenai pentingnya vaksin dosis ketiga, terutama untuk mereka yang telah mendapatkan vaksin COVID-19 dosis pertama dan kedua.

Ia juga menyampaikan Kemenkes perlu membuat perencanaan distribusi vaksin dosis ketiga secara optimal, mulai dari perencanaan, sosialisasi, dan penjelasan kepada masyarakat.

“Jenis vaksin yang akan digunakan, ketersediaan vaksin serta kesiapan vaksinator yang memadai,” imbuhnya.

 


Video Terkait:
Ketua MPR: Selamat Ulang Tahun Presiden Jokowi
Editor: Khoirur Rozi