DAERAH

Rumahnya Direnovasi, Puluhan Keluarga Ucapkan Terima Kasih Pada Herman Deru

Gubernur Sumsel, Herman Deru, menyerahkan kunci program bedah rumah di Kelurahan Lorok Pakjo, Ilir Barat 1. (Ist)
Gubernur Sumsel, Herman Deru, menyerahkan kunci program bedah rumah di Kelurahan Lorok Pakjo, Ilir Barat 1. (Ist)

PALEMBANG - Perhatian Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, terhadap kesejahteraan masyarakat memang tak main-main. Tidak hanya melakukan perbaikan infrastruktur untuk meningkatkan mobilitas perekonomian, namun juga memberikan bantuan bedah rumah untuk puluhan Kepala Keluarga (KK) masyarakat, khususnya Kota Palembang.

Inisiasi bedah rumah yang dilakukan Herman Deru tersebut sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat agar memiliki rumah yang layak huni.

"Kebutuhan rumah yang layak huni ini memang diinginkan masyarakat agar nyaman untuk ditinggali. Bantuan bedah rumah ini kita merupakan rangkaian HUT Sumsel ke-75 tahun," kata Herman Deru saat peresmian bedah rumah dan penyerahan bantuan di Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat 1, pada Rabu (1/9/2021).

Sedikitnya, Herman Deru menginisiasi bantuan bedah rumah sebanyak 75 unit yang tersebar di 12 kecamatan di Kota Palembang. Di mana total rumah yang sudah selesai dikerjakan sebanyak 32 unit, sementara 43 unit masih dalam proses pengerjaan.

"Sebanyak 26 unit bedah rumah itu dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 49 rumah dari BUMD dan BUMN. Mudah-mudahan dalam waktu dekat rumah yang saat ini dilakukan perbaikan segera selesai," terangnya.


Herman Deru menjelaskan, Pemprov Sumsel terus berupaya mengajak berbagai pihak dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk dengan memberikan bantuan bedah rumah.

"Total bantuan bedah rumah yang diberikan ini memang belum mencukupi, tapi ini diharapkan dapat memantik pihak lainnya untuk menunjukkan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Selain melakukan peresmian bedah rumah, Herman Deru juga menyerahkan bantuan berupa beras untuk ratusan KK di kawasan tersebut.

"Bantuan sosial kepada 766 keluarga berupa beras juga kita berikan untuk masyarakat sekitar. Ini tentu tidak mencukupi tapi ini merupakan upaya kita membagi kebahagiaan," ucapnya.

Hal itu juga sebagai bentuk optimisme di masa pandemi COVID-19.

"Apalagi di masa sulit seperti saat ini, kepedulian masyarakat yang berkemampuan memang diharapkan untuk membantu masyarakat lainnya," kata Herman Deru.

Wali Kota Palembang, Harnojoyo, menjelaskan, kebutuhan rumah layak di Palembang berjumlah 5.800 unit. Sementara tahun ini sedikitnya ada 590 unit yang telah diperbaiki.

"Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini permasalahan rumah tidak layak huni ini dapat segera tuntas. Bantuan ini juga membuktikan jika Gubernur Sumsel peduli terhadap masyarakatnya," katanya.

Harno menyebut, di tengah pandemi COVID-19 saat ini, kepedulian antar sesama memang sangat dibutuhkan. Apalagi, pandemi juga berimbas pada tumbuhnya masyarakat miskin baru.

"Masyarakat miskin baru bertambah akibat pandemi ini. Jangankan untuk memperbaiki rumah, untuk mencukupi kebutuhan saja sulit. Ini menjadi perhatian kita. Semoga dengan bantuan dari pak Gubernur ini dapat meringankan beban masyarakat," paparnya.

Sementara itu, Taufik, salah satu warga yang mendapat bantuan bedah rumah mengatakan bahwa dirinya tidak menyangka akan mendapatkan bantuan tersebut.

"Saya tidak menyangka rumah saya diperbaiki oleh pemerintah. Tentu saya ucapkan banyak terima kasih kepada Pak Gubernur Herman Deru," katanya.

Ia menceritakan, awalnya, rumah yang ditinggalinya tersebut hanya gubuk kayu yang jauh dari kata layak.

"Semuanya diperbaiki secara menyeluruh. Saat ini rumah saya sudah permanen dan nyaman. Pengerjaannya juga hanya memakan waktu satu minggu. Kami tentu sangat bahagia dan sangat terharu," pungkas Taufik yang berprofesi sebagai penjaga makam di kawasan Puncak Sekuning.

Hal yang sama juga diungkapkan warga lainnya yang mengaku sangat senang tersentuh program bedah rumah dari Gubernur Herman Deru.

"Terima kasih Pak Gubernur Herman Deru rumah kami sudah dibagusi," ucap warga lainnya.

Adapun, turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Pj. Sekda Provinsi Sumsel, Supriono; anggota DPRD Sumsel, Alferenzi Panggarbesi dan Sri Sutandi; Kepala Dinas Kesehatan, Lesti Nurainy, dan sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang.


Video Terkait:
Jokowi Sebut Kota Padang Sebagai Provinsi Padang
Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo