OLAHRAGA

Stadion Bumi Sriwijaya Siap Digunakan Piala Dunia

Gubernur Sumsel, Herman Deru, meninjau Stadion Bumi Sriwijaya, Minggu (5/9/2021). (Pemprov Sumsel)
Gubernur Sumsel, Herman Deru, meninjau Stadion Bumi Sriwijaya, Minggu (5/9/2021). (Pemprov Sumsel)

PALEMBANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memastikan Stadion Bumi Sriwijaya siap digunakan untuk Piala Dunia U-20 pada tahun 2023.

Gubernur Sumsel, Herman Deru, mengatakan, stadion yang sudah direnovasi sejak 2020 itu saat ini sudah layak untuk digunakan pada perhelatan Piala Dunia tersebut.

"Saya lihat semuanya sudah bagus semua. Secara kasat mata semua dalam kondisi baik, seperti rumput, kursi penonton, ruang ganti, hingga sarana dan prasarananya," katanya saat memantau kondisi stadion di Kota Palembang, Minggu (5/9/2021).

Menurut Herman Deru, tim verifikasi FIFA dijadwalkan akan mengunjungi Palembang pada Januari 2022 untuk memastikan kesiapan stadion hingga fasilitas pendukung lainnya. Bukan hanya Stadion Bumi Sriwijaya, Pemprov Sumsel juga menyiapkan stadion utama yaitu Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring dan tiga lapangan penunjang lainnya.

FIFA mengumumkan pembatalan Piala Dunia U-20 tahun 2021 di Indonesia akibat pandemi COVID-19 dan juga membatalkan Piala Dunia U-17 yang dijadwalkan digelar di Peru. Meskipun demikian, Indonesia akan tetap menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2023. 


Piala Dunia U-20 2021 tadinya bakal gelar pada 20 Mei-12 Juni di enam venue di enam kota. Keenamnya adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta, Stadion Gelora Bung Tomo di Surabaya, Stadion Sriwijaya Jakabaring di Palembang, Stadion Si Jalak Harupat di Bandung, Stadion Manahan di Solo dan Stadion I Wayan Dipta di Bali.

Walau ada penundaan, Herman Deru memastikan daerahnya tetap mempersiapkan gelaran tersebut dengan tetap memastikan pemeliharaan venue-venue yang sudah direnovasi untuk kepentingan Piala Dunia tersebut.

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo