POLHUKAM

Vaksin Nusantara Wujud Kemandirian Bangsa

Ilustrasi vaksin COVID-19. (Net)
Ilustrasi vaksin COVID-19. (Net)


JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menyampaikan bahwa perlunya mempersiapkan kemandirian bangsa untuk menghadapi tantangan menjalani norma baru keseharian di masa setelah pandemi COVID-19. 

"Dalam menjalani norma baru pascapandemi tentu memerlukan berbagai sarana pendukung yang diharapkan kita sebagai bangsa mampu mempersiapkannya secara mandiri," katanya melalui keterangan tertulis, Minggu (5/9/2021). 

Menurut Lestari, sejumlah sarana pendukung, seperti vaksin, peralatan tes COVID-19 dan perlengkapan kesehatan lainnya diharapkan mampu dibuat bangsa sendiri. Pembuatan Vaksin Nusantara dan sejumlah vaksin lain produk anak bangsa misalnya merupakan langkah antisipatif sekaligus strategis mewujudkan kemandirian bangsa. Terobosan itu sebagai upaya membebaskan Indonesia dari COVID-19 dan sejumlah ancaman penyakit lainnya. 

Selain itu, sejumlah peralatan lain seperti alat uji untuk menerapkan tes swab antigen dan PCR yang menjadi salah satu persyaratan perjalanan dan sejumlah kegiatan lainnya, juga diharapkan mampu diproduksi anak negeri. 

Anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu sangat berharap, momentum pandemi COVID-19 bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membangun kemandirian bangsa. 


"Selain karena pandemi COVID-19, era disrupsi yang terjadi di dunia menuntut kita sebagai bangsa melakukan berbagai perubahan sikap dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman," jelas Lestari.

Ia menegaskan, kebijakan strategis dan antisipatif harus terus dihasilkan untuk menghindari bangsa dari ketergantungan dari luar dalam menjawab tantangan yang ada. Salah satu yang bisa diupayakan, segera membangun kemandirian bangsa dengan memaksimalkan potensi-potensi anak bangsa yang kita miliki. 

"Langkah ini untuk menekan ketergantungan kita terhadap negara lain di sejumlah bidang. Dengan semangat kemandirian di berbagai bidang bangsa kita mampu berbicara banyak di kawasan bahkan di dunia dalam menjawab tantangan di masa datang," demikian Lestari.


Video Terkait:
3 Periode, 'Kun Fayakun'
Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo